Duo Perlente Bawa Kabur Avanza Lalu Digadaikan
Banda Aceh – Entah apa yang ada di benak SF (39) warga Glumpang Tiga, Pidie dan rekannya Jol, asal Keunire, Sigli, hingga nekat melarikan 1 unit mobil rental merk Toyota Avanza dan menggadaikannya sebesar Rp.40 juta kepada pihak ketiga.
Sedangkan Rahman, harus menanggung malu dan kebingungan saat Avanza yang dikendarainya dicegat oleh rekan si empunya mobil di kawasan Kota Sigli saat ia sedang jalan-jalan sore sambil mencari menu bukaan puasa, Senin (23/7). Pria paruh baya asal Banda Aceh ini mengaku mobil Avanza warna dark grey itu digadaikan pelaku kepadanya.
Cerita berawal pada Selasa (10/7), saat 2 orang pria perlente yang mengaku sebagai kontraktor, mendatangi CV Ceudah Bandana, sebuah perusahaan penyedia jasa mobil rental di Banda Aceh, dengan maksud menyewa 1 unit mobil Avanza selama 3 hari. Sang pemilik mobil, Junaidi (30) pun tak menaruh curiga, karena ini kali kedua mereka menyewa mobil kepadanya.
“Saya awalnya tidak curiga karena sebelumnya mereka (SF dan Jol-red) juga pernah menyewa mobil pada kami. Siang itu setelah teken kontrak sewa selama 3 hari dengan duit panjar Rp.500 ribu, mereka langsung pamit dengan tujuan ke Calang katanya,” ujar Junaidi kepada AtjehLINK, Rabu (25/7) saat dijumpai di tempat usahanya di kawasan Kampung Baru, Banda Aceh.
Ayah satu anak ini lalu menambahkan, Jum’at (13/7), ia mencoba menghubungi sang penyewa untuk mengkonfirmasi bahwa tempo sewa sudah berakhir. “Dia minta tambah sewa sampai Selasa (17/7-red), dananya akan ditransfer katanya. Saya masih berprasangka baik, walau baru tanggal 18 baru ditransfer Rp. 1 juta ke rekening saya. Dan selama itu hp keduanya sudah sulit dihubungi,” tambahnya.
Setelah itu, kedua pelaku terus mengulur-ngulur waktu dan meminta menambah hari sewa. “Sejak dia transfer dana hari Rabu lalu, hp keduanya sudah tidak bisa dihubungi, saya langsung hubungi rekan-rekan untuk membantu melacak keberadaan mobil saya itu,” lanjutnya.
Junaidi kini bersyukur mobil Toyota Avanza G tahun 2011 miliknya bisa kembali dengan selamat, dan dia juga tak berniat memperpanjang masalah ini walau ia mengaku rugi jutaan rupiah akibat belum dibayarnya biaya sewa oleh kedua pelaku yang kini menghilang entah kemana.
“Ini sudah resiko bisnis kami, kepada SF dan Jol, mumpung ini bulan Ramadhan, saya harap mereka bisa ke kantor kami dan menyelesaikan masalah ini baik-baik, jika pun tidak ya kita lihat nanti lah, yang penting unit sudah kembali dulu,” pungkas pria kalem ini saat ditanya apa tindakannya selanjutnya.
Sementara nasib lebih apes menimpa Rahman, selain harus menanggung malu, ia juga mengaku tertipu hingga Rp.40 juta oleh aksi kedua pria perlente ini, ia pun berniat melaporkan kasus penipuan ini kepada pihak yang berwajib.
Rahman juga sempat menunjukkan kepada AtjehLINK surat gadai mobil yang ditandatangani oleh pelaku. Parahnya lagi, nomor polisi kenderaan yang tertera di surat tersebut adalah plat polisi mobil Avanza G warna hitam yang nota bene merupakan armada milik CV Ceudah Bandana yang sebelumnya disewa para pelaku saat pertama kali beraksi. (al3)











malang bnr nasibmu junaidi…..
bisnis yang menggiurkan… hahahahhaa