Illiza Sidak Pedagang Penganan Berbuka

Banda Aceh - Wakil Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, sore tadi turun ke beberapa titik pusat pasar kaget yang menjual penganan berbuka puasa. Dalam Sida
Menurut Illiza, selama bulan Ramadhan tahun ini akan ada beberapa titik yang menjadi pilihan uji laboratorium makanan berbuka, diantaranya pasar kaget Ulee Kareng , Darussalam dan Neusu.k tersebut Illiza bersama dengan Badan Pengawas Obat dan makanan (BPOM), langsung mengecek kandungan penganan berbuka dengan cara menguji langsung di laboratorium bergerak milik Balai Besar BPOM, (Kamis, 12/8).
Ia juga mengatakan bahwa penganan berbuka yang mengandung pengawet yang dijual di pasar kaget tahun ini menurun, namun ia tidak menjelaskan berapa angka pastinya.
“Jika ada masyarakat yang menggunakan bahan pengawet makanan akan kita tindak, dan kita akan sosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya bahan pengawet tersebut,” tambah Wakil Walikota Banda Aceh itu.
Adapun yang menjadi bahan uji laboratorium berupa minuman, sejenis mie kiloan, cincau dan beberapa penganan lain yang sering dicampur dengan borax atau formalin. Semua bahan tersebut terlebih dahulu dibeli dari penjualnya.
Untuk waktu uji laboratorium, menurut Adriani, selaku tenaga Uji di laboratorium bergerak BP POM, untuk waktu pengujian dilaboratorium membutuhkan waktu, dan penganan yang mengandung formalin membutuhkan waktu singkat, namun untuk penganan yang mengandung borax akan lebih lama. (Zamroe)










