AtjehLINK Icon
Wednesday, 19 June 2013
Find us on: feed rss facebook twitter

Kapal Bermuatan Beras Karam di Perairan Pulo Aceh

Sabang – Kapal PM Kartika yang berbobot 199 Gross Ton (GT) tenggelam saat berlayar dari dermaga Malahayati Kecamatan Kreung Raya Kabupaten Aceh Besar, dikabarkan tenggelam disekitar perairan Pulau Aceh. Kapal berbahan dasar kayu tersebut sebelumnya berangkat dari negeri jiran Malaysia dengan muatan 300 ton beras ketan dan beberapa ton bawang merah serta bawang putih, (Kamis, 2/8).

Keterangan dari pejabat yang menangani perizinan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Agus Salim, kapal KM Kartika awalnya berlayar dari Malaysia dengan tujuan kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (Free Port) Sabang. Namun dalam perjalanan dikabarkan kapal mengalami kebocoran sehingga, untuk menyelamatkan kapal diarahkan ke pelabuhan Malahati Kreung Raya Aceh Besar.

Laporan yang diterima AtjehLINK dari pihak Syahbandar/Adpel kota Sabang disebutkan, kapal Kartika yang bermuatan beras ketan dan bawang merah serta bawang putih itu dalam perjalanan dari Penang Malaysia sesampainya di perairan laut Lampanah Leungah, Aceh Besar, mengalami kebocoran dibagian lambung.

Setelah diperbaiki secara manual kapal dapat dijalankan lagi sampai ke dermaga Malahayati Kreung Raya, disana kapal diperbaiki oleh teknisi dan setelah dinyatakan kapal sudah dapat berlayar, maka tepat pada pukul 16.00 WIB, kapal KM Kartika tersebut berangkat menuju pulau Sabang.

Namun tidak diketahui penyebab kapal naas dimaksud mengalami kerusakan lagi dan tenggelam di perairan pulau Aceh pada pukul 17.00 WIB, kini kapal naas tersebut sedang dalam proses pencarian pihak Badan SAR Nasional (Basarnas) berkerjasama dengan Polairud dan Adpel,” terang Agus Salim.

Sementara sumber lainnya yang enggan disebutkan namanya menyatakan, bahwa kapal KM Kartika tenggelam setelah berlayar selama satu jam dari dermaga Malahayati Kreung Raya Aceh Besar menuju Sabang. Diduga kapal dimaksud tenggelam akibat terjadi kebocoran dibagian lambung kapal, konon lagi muatan yang diangkut tergolong berlebihan

Menurut sumber dari para nelayan, saat kejadian cuaca disekitar perairan laut Sabang dan Pulau Aceh, memang sedang tidak bersahabat, gelombang laut mencapai 2 meter ditambah lagi angin yang kecang. Nelayan sempat melihat kapal sebelum tenggelam habis atau satu meter diatas permukaan air laut.

“Kami sempat melihat kapal hanya tinggal satu meter lagi diatas permukaan air sebelum tenggelam habis, berhubung sarana untuk mebantu tidak kami miliki dan juga perjalanan pulang masih jauh, jadi kami tidak dapat berbuat apa-apa. Apalagi cuaca sangat tidak bersahabat,” ungkap salah seorang nelayan yang enggan disebutkan namanya itu.

Dijelaskan kapal KM Kartika tenggelam sekitar 16 mil dari pulau Weh Sabang dan sudah berdekatan dengan Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Setelah mendapat laporan tentang terjadinya musibah tenggelamnya kapal KM Kartika, Basarnas, Airud Polda Aceh dan Adpel langsung menuju lokasi.

Sampai berita ini diturun belum ada penjelasan terhadap kondisi akhir tenggelamnya kapal KM Kartika tersebut. Namun keterangan dari sejumlah sumber menyatakan bahwa 9 orang awak kapal dinyatakan selamat. (jalal/irfandi).



Redaksi: redaksi@atjehlink.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Hafid Junaidi di iklandiatjehlink@gmail.com
Telepon 0821 6446 9505

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>