AtjehLINK Icon
Tuesday, 18 June 2013
Find us on: feed rss facebook twitter

Sunnah of the Day: Sabar itu Memaafkan

AtjehLINK – Dalam kehidupan sehari-hari kita tentu sering mendengar ungkapan ‘kesabaran itu ada batasnya’. Ungkapan ini seolah menjadi sesuatu hal yang dianggap benar, sehingga pada batas-batas tertentu, meledakkan emosi, seolah-olah menjadi suatu hal yang halal untuk kita lakukan. Namun jika kita telisik lebih jauh tentang bagaimana kesabaran Rasulullah semasa hidup, maka akan kita dapati kenyataan bahwa sebenarnya ungkapan diatas haruslah direvisi menjadi ‘Kesabaran itu tak berbatas’.

Mari bersama kita perhatikan Hadits Rasulullah berikut ini. “Orang yang paling sabar diatara kamu ialah orang yang memaafkan kesalahan orang lain padahal dia berkuasa untuk membalasnya,” (HR. Ibnu Abiduyya dan Baihaqi).

Hadits diatas dengan sangat jelas menekankan kepada kita untuk lebih mendahulukan sifat pemaaf, karena sifat pemaaf ini akan menjadikan kita berada pada golongan orang-orang yang sabar.

Dalam Hadits yang lain Rasulullah bersabda. “Tidaklah seseorang itu suka memaafkan, melainkan dia akan semakin mulia,” (HR. Muslim).

Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim ini menjelaskan kepada kita bahwa memaafkan itu akan semakin meninggikan derajat kemuliaan kita di hadapan ALLAH.

Namun terkadang hanya demi gengsi atau menjaga martabat dan kemuliaan dihadapan manusia, kita justru jadi terjerumus dalam emosi tak terkontrol yang mengakibatkan kemuliaan kita justru hilang dihadapan Sang Khalik.

Firman ALLAH dalam Surat Ali Imran ayat 133-134 berikut ini mungkin akan semakin memantapkan hati kita untuk menjadi orang yang gemar memaafkan.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. (sesungguhnya) ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan,” (QS Ali Imran: 133-134).

Jadi, jelas lah bahwa sikap memaafkan itu akan membuat kita menjadi orang yang penyabar dan akan membawa kita kepada golongan orang-orang yang bertaqwa karena sikap sabar dan memaafkan itu adalah suatu kebajikan yang akan diganjar dengan surga ALLAH yang luasnya seluas langit dan bumi.

ALLAH akan membalas amalan kita sesuai dengan apa yang telah kita perbuat, semoga ALLAH menempatkan kita kedalam golongan orang-orang yang mulia dihadapanNYA. (Ngah)



Redaksi: redaksi@atjehlink.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Hafid Junaidi di iklandiatjehlink@gmail.com
Telepon 0821 6446 9505

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>