Truk Trailer Vs Sepmor, Dua Pemuda Kritis
Aceh Timur—Tabrakan beruntun kembali terjadi di lintasan jalan penghubung Kampung Beusa, Kecamatan Peureulak Barat- Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Kali ini sebuah truk trailer yang disebut- sebut baru menurunkan muatan alat berat milik PT Medco bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai dua orang pemuda di kawasan Desa Seuneubok Baro, Kecamatan Ranto Peureulak, Kamis (20/9) siang.
Akibatnya dua pemuda yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X BL 6543 DU masing- masing Muntasir (28), warga Desa Tualang, Kecamatan Peureulak Kota bersama temannya yang juga warga Peureulak Kota mengalami kritis. Keduanya kini masih dirawat di rumah sakit di Langsa dan Medan. Berdasarkan informasi yang diperoleh AtjehLINK, kronologis kejadian berawal ketika pengendara sepmor melaju dari arah Kampung Beusa menuju arah Ranto Peureulak dengan kecepatan rendah.
Sementara truk trailer Hino BK 8480 CP yang dikemudikan Suryo Purnomo (53), warga Jalan Engsel Lk III, Tanah Enam Ratus Medan Deli, Sumut, melaju dari arah Ranto Peureulak menuju Kampung Beusa, setibanya di TKP, sepmor tersebut menghindar lubang di atas badan jalan ke arah kanan mobil truk. Karena jarak sangat dekat, pengendara sepmor tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya.
Tak ayal, langsung saja menabrak bagian depan kanan truk trailer sehingga menyebabkan pengendara sepmor terhempas ke badan jalan, sedangkan sepmor terseret ke bagian depan sebelah kanan di bawah truk trailer tersebut. Kapolres Aceh Timur AKBP Iwan Eka Putra, melalui Kasat Lantas Iptu Teysar Rhofadli Paryitno, didampingi Danpos Lantas Peureulak, Bripka Mediawanto mengatakan, pihaknya sudah menangani kasus laka lantas tersebut. “Benar, kasus ini sedang kami tangani,” katanya.
Ketika ditanya apakah truk trailer tersebut milik PT Medco, Danpos Lantas Peureulak tidak mengetahuinya secara pasti. ”Bukan, dia (truk) hanya bawa alat berat aja. Kami juga kurang tahu apakah truk itu milik PT Medco atau Pacific Oil karena waktu laka terjadi truk lagi tidak bawa barang,” demikian Mediawanto. (IS)











Kemungkinan Besar Medco juga bakal jadi kapitalis baru dan lama2 persis kayak penjajah.klo kami rakyat di beri kuasa akan mengusir itu medco pulang ke jawa.