Demi Rp 20 Ribu Warga Rela Berdesakan
Lhokseumawe – Rumah Nazaruddin, Wakil Walikota Lhokseumawe, di Jalan Stadion, Gampong Mon Geudong, Lhokseumawe, Kamis malam (19/07) diserbu ribuan warga yang ingin mendapatkan uang bantuan Meugang.
Pantauan AtjehLINK, sampai pukul 21.00 WIB, malam tadi, warga masih terus berdatangan saling berdesakan antara wanita dan pria di dalam pekarangan rumah Wakil Walikota itu. Diantara warga saling berdesakan itu, juga terlihat beberapa kaum Ibu yang menggendong bayinya dan ikut dalam kerumunan warga yang mengantri pembagian uang Meugang tersebut.
“Untuk ongkos pulang saya saja tak cukup,” cetus seorang ibu asal Gampong Paloh Kecamatan Muara satu, yang baru saja keluar dari antrian seraya mengeluarkan isi amplop yang berisikan selembar uang pecahan Rp.20.000.
Lain lagi cerita seorang nenek yang rumahnya berdekatan dengan rumah Wakil Walikota, dirinya mengaku tidak ikut mengantri karena ia dilarang oleh anaknya. Nenek tersebut menuturkan, bahwa sudah dua hari ini rumah Wakil Walikota Lhokseumawe itu disesaki warga.
Nenek yang enggan disebutkan namanya itu menyatakan, bahwa ia banyak mendengar cerita tentang warga yang kecewa karena setelah sekian lama mengantri justru hanya mendapatkan amplop kosong. ”Ada beberapa warga yang sudah lama mengantri tapi hanya mendapatkan amplop kosong,” ujar nenek itu yang kemudian dibenarkan oleh beberapa warga lainnya.
Nenek itu juga menyatakan bahwa dirinya merasa sangat kesal bila melihat Ibu-ibu yang ikut berdesakan sambil mengendong bayi. ”Kasihan anaknya, apa mereka tidak takut terjepit,” tutur nenek itu. (Almasyari)










