Headline NewsInternasional

Final Liga Champions: Perang Antarlini Juventus vs Barcelona

Kedua tim tengah memburu treble winners.

ChampionAtjehLINK – Final Liga Champions musim ini mempertemukan Juventus dengan Barcelona. Kedua tim sama-sama tampil impresif di kompetisi masing-masing. Bianconeri telah merebut Scudetto dan Coppa Italia. Begitu pula dengan Los Azulgranas yang mengoleksi gelar La Liga serta Copa del Rey.

Jika tak punya skuad yang solid, maka mustahil bagi mereka bisa meraih semua itu. Karenanya pada pertandingan di Berlin malam nanti, dipastikan akan ada duel sengit dari setiap lini kedua kubu.

Duet Tevez vs Trio MSN

Juventus akan mengandalkan Carlos Tevez dan Alvaro Morata di lini depan. Duet keduanya sejauh ini sudah memberikan 39 gol buat tim di semua kompetisi.

Sementara Barcelona tak dapat dipungkiri menumpukan harapan kepada trio Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar. Total trio MSN sudah menyumbang 106 gol bagi tim di semua kompetisi.

Adu cerdik Pirlo vs Rakitic

Andrea Pirlo menjadi pemain paling berpengalaman di lini tengah Juventus. Dia bakal menjadi pengontrol ritme permainan. Dalam tugasnya mantan pemain AC Milan ini akan dibantu tiga pemain tangguh, yakni Arturo Vidal yang terkenal tak kenal kompromi, Claudio Marchisio yang memiliki mobilitas tinggi serta talenta muda Paul Pogba.

Sedangkan Barcelona memiliki Ivan Rakitic untuk menjadi jenderal di lapangan tengah. Dia akan mendapat sokongan dari dua pemain kawakan Sergio Busquets serta Andres Iniesta.

Soliditas Bonucci vs Kokohnya Pique

Leonardo Bonucci menjadi pemain paling berkembang di lini pertahahan Juventus sepanjang musim. Perannya sebagai tembok utama pertahanan tak tergantikan.

Sayang, di laga nanti dia tak ditemani partner setia Giorgio Chiellini yang masih cedera. Sebagai gantinya, bek senior Andrea Barzagli akan turun. Jangan lupa pula, di belakang Juventus masih punya si energik Stephan Lichtsteiner dan pemain sarat pengalaman Patrice Evra.

Gerard Pique sudah pasti menjadi andalan utama di pertahanan Barcelona. Dia akan bertandem dengan bek ‘jadi-jadian’ Javier Mascherano. Kinerja mereka akan disokong 2 full bek agresif Dani Alves dan Jordi Alba.

Pengalaman Buffon vs kecemerlangan Ter Stegen

Tak cuma memimpin tim sebagai kapten, Gigi Buffon juga memiliki tugas berat lain yakni menghindarkan Juventus dari kebobolan. Tapi dengan pengalaman tampil di berbagai partai krusial, tak diragukan ‘Superman’ akan sanggup menjalankannya.

Marc Andre Ter Stegen memang tak punya jam terbang seperti Buffon. Tapi sejauh ini dia sudah membuktikan diri layak dipercaya mengawal gawang Barcelona di ajang sekelas Liga Champions.

Secara statistik, Buffon lebih unggul dibandingakn Ter Stegen. Dia baru 7 kali kebobolan musim ini di Liga Champions, sedangkan sang lawan sudah 10 kali.

Sumber: VIVA.co.id

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *