Berita PilihanSigom Atjeh

Diintimidasi, Empat DPC Tolak Musda Hanura

HANURA

Banda Aceh – Empat (4) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura menolak Musyawarah Daerah (Musda) Hanura yang digelar hari ini, Minggu (14/6/2015) di Grand Nanggroe Hotel. Mereka menilai Musda yang diselenggarakan di arahkan pada satu kandidat dan ini bertentangan dengan prinsip partai dan nilai demokrasi.

“Kami menolak karena Musda ini sudah di setting dengan intimidasi dan money pollitik,” ujar Muzakar, SHI selaku ketua DPC kota Banda Aceh.

Bukan hanya itu, selain intimidasi dan money politik, Imran Ketua DPC Sabang, menilai bahwa Musda kali ini sangat tidak fair. “Itu karena saya di telpon oleh ketua panitia agar tidak mendukung calon lain selain Syafruddin Budiman,” ujar Irman yang menjabat sebagai Sekretaris DPC Sabang.

Menurut ketua DPC partai Hanura Pidie, Muhajir, dari awal ia sudah mencium gelagat tidak baik ini. Ia mengaku, jauh hari sebelum Musda mereka seperti intimidasi dan diberikan sejumlah uang untuk memberikan dukungan tertulis kepada salah seorang kandidat. Dukungan tertulis itu akan digunakan sebagai syarat untuk menjadi kandidat ketua DPD.

“Tapi kami tetap bersikeras bahwa hal tersebut bertentangan dengan prinsip partai hanura,” tegas Muhajir yang menjabat sebagai Wakil ketua DPC Pidie.

Ia menambahkan, Syafruddin Budiman yang menjabat ketua DPD Hanura periode lalu, kembali mencalonkan diri untuk periode 2015-2020 dengan mendapatkan 20 persen dukungan dari seluruh DPC Hanura. Sementara syarat untuk mencalonkan diri harus mendapatkan 30 persen dukungan dari DPC dan rekomendasi dari DPP partai Hanura.

Selanjutnya, jika pun Musda terus dipaksakan, ke empat DPC ini menyatakan akan melakukan langkah hukum untuk meluruskan aturan aturan yang berlaku di partai. Ini ditempuh agar partai Hanura yang dikenal partai demokratis dan pertai bersih bukan hanya slogan belaka.

Dikonfirmasi, Mahdi Ahmadi selaku ketua panitia Musda mengaku masih sibuk. Dan ia mengkonfirmasi kembali beberapa waktu ke depan. (zamroe)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *