Headline NewsSigom Atjeh

Bayi Hydrosepalus Lahir di Pidie, Terpaksa Dilarikan Ke Banda Aceh

Ilustrasi | Sumber: nrumi.blogspot.com

Ilustrasi | Sumber: nrumi.blogspot.com

Sigli – Bayi Hydrosepalus lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Abdullah Syafiie, Bereunuen, Senin (15/6) sekira pukul 10.30 Wib, bayi pasangan Marlina (35/6), Warga Desa Bucu, Kecamatan Sakti, Pidie, dan Hartoyo (45), warga Sumatera Utara, tersebut direncanakan akan dirujuk ke RSUZA Banda Aceh, untuk mendapatkan penangganan medis lebih lanjut. Hal itu dilakukan pihak rumah sakit karena keterbatasan fasilitas dan tenaga medis  yang ada di RSUD Tgk Abdullah Syafiie.

Dr. Agung S.Pog, ahli kandungan yang menangani kasus tersebut, mengatakan dirinya baru mengetahui kelainan kehamilan ibu korban saat dibawa ke rumah sakit, Minggu (14/6) sekira pukul 23.00 WIB. Dilanjutkan proses persalinan dengan operasi pada siang harinya pukul 09.00 WIB. Dia mengatakan bayi harus segera dirujuk ke Banda Aceh, dikarenakan kondisinya yang memprihatinkan dan tidak adanya ahli saraf dan ruang bayi di Rumah sakit itu.

“Bayi harus segera dirujuk, kondisi bayi dan tidak ada tenaga ahli sert fasilitas di Rumah Sakit, jika tidak segera akan berakibat fatal,” jelasnya.

Dia juga mengaku, bayi mengidap hydrosepalus karena kurang kontrol ibu hamil saat mengandung, tapi kita tidak bisa menyalahkan ibu bayi, karena ada alasan semua itu, baik alasan kurangnya pengetahuan ibu hamil ataupun masalah ekonomi kelurga. Disini pentingnya Dinas kesehatan dalam mengontrol ibu-ibu hamil didaerahnya masing-masing, ungkap Agung.

Marlina, ibu korban mengatakan dia merasa ada kelainan di janinnya pada saat umur bayi empat bulan dikandungan, dia mengaku selama hamil hanya memeriksa sebanyak enam kali itupun sama bidan desa di Pukemas Kota Bakti, sedangkan suaminya sedang berada di Sumatera Utara, katanya. (Zanmu)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *