Berita PilihanInternasional

Meriam Ramadhan di Saudi Kembali Digunakan Setelah 22 Tahun

cannon

AtjehLINK – Gubernur Madinah Pangeran Faisal bin Salman telah mengumumkan bahwa meriam Ramadhan akan digunakan lagi setelah 22 tahun. Demikian diberitakan dalam Arab News pada hari Kamis (18/06/15).

Mayjen Abdulhadi Al-Shahrani, direktur jenderal polisi kota, telah mengonfirmasi bahwa meriam Ramadhan akan kembali digunakan selama bulan Ramadhan ini.

“Meriam Ramadhan yang sudah 22 tahun tidak digunakan, kini akan dipakai kembali,” kata Shahrani.

Meriam ini digunakan selama era Ottoman, namun kemudian dihentikan karena alasan administrasi dan teknis. Banyak yang menyerukan kembalinya meriam Ramadhan ini, karena penggunaannya tidak bertentangan dengan hukum Islam.

Menurut laporan, Madinah awalnya memiliki dua meriam, satu di atas Gunung Sal, sekitar 500 meter dari Masjid Nabawi, dan yang lainnya di dalam benteng Turki di sektiaran Quba.

Rencananya, pemerintah akan menembakkan meriam beberapa kali, saat mengumumkan awal dan akhir Ramadhan, dan juga dilakukan setiap hari sebagai sinyal waktu berbuka puasa.

Pengumuman penggunaan kembali meriam ini bertepatan dengan pengumuman Raja Salman yang mengembalikan beberapa imam di Masjid Nabawi, termasuk Syeikh Mohammed Ayoub, yang akan kembali untuk memimpin shalat berjamaah setelah absen 20 tahun. (Sumber:Islampos.com)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *