Berita PilihanSigom Atjeh

Wagub Gelar Silaturrahmi dan Buka Puasa Bersama Ulama se-Aceh

Wagub MualemBanda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf menggelar Silaturrahmi dengan para Ulama Dayah se-Aceh. kegiatan yang dirangkai dengan acara Buka Puasa Bersama itu, digelar di Meuligoe Wakil Gubernur, di kawasan Blang Padang, (Sabtu, 20/6/2015).

“Kami sangat berbahagia dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan para ulama dari berbagai daerah di Aceh. Momentum berbuka puasa bersama seperti ini merupakan simbol menyatunya Ulama dengan Umara, terutama dalam membangun Aceh ini,” ujar Wagub saat menyampaikan sambutan selamat datang kepada para ulama se-Aceh.

Wagub menjelaskan, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, ‘Al-ulama-u warasatul ambiya’ (Ulama adalah pewaris para nabi-red), maka keberadaan ulama ibarat lampu penerang dan penunjuk jalan bagi umat manusia dalam mengarungi bahtera kehidupan ini, sepeninggal Nabi dan para sahabat.

“Salah satu nikmat dan keberkahan yang diberikan Allah kepada kita, adalah keberadaan para ulama di tengah-tengah kita. Tentu kita selalu memohon agar Allah memberikan kekuatan dan umur panjang kepada para Ulama agar dapat memberikan masukan kepada para pemimpin Aceh dalam membangun daerah berjuluk Seuramoe Mekkah ini.”

Pria yang akrab disapa Mualem itu menjelaskan, bahwa Aceh ini dibangun dan didirikan oleh para ulama dan pejuang terutama dalam menegakkan ajaran Islam. Sehingga Aceh termasyhur hingga ke penjuru dunia

Menurut Mualem, perpaduan itulah yang membuat Aceh mampu berdiri tegak, terutama dalam memerangi kafir penjajah yang ingin memadamkan cahaya Islam di bumi Sultan Iskandar Muda ini.

“Islam dan Aceh tidak bisa dipisahkan. Keduanya sudah menyatu dan mendarah daging dalam diri orang Aceh. Oleh karena itu, sebagai penerus amanah Indatu, kita haruslah tetap berpegang teguh pada apa yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita,” pesan Mualem.

Lebih lanjut Mualem berharap agar para Ulama dapat terus berkontribusi dalam membangun Aceh seperti yang dicita-citakan bersama. Menurut Wagub, salah satu hal yang sangat penting adalah mendidik generasi muda, karena masa depan Aceh nantinya akan berada ditangan mereka.

“Oleh sebab itu, keberadaan ulama di tengah-tengah kita tentu sangatlah penting. Tanpa ulama, umat akan kehilangan arah dan sosok panutan. Oleh karena itu, marilah kita bermohon kepada Allah agar selalu menjaga negeri ini dan para ulama untuk sebagai tokoh panutan sehingga dapat menuntun masyarakat Aceh kembali menemukan kejayaannya, seperti pada masa Kesultanan dahulu,” pungkas Muzakir Manaf.

Acara buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan ceramah singkat menjelang berbuka, yang menghadirkan, Tgk H Nurzahri dari Aceh Timur sebagai penceramah.

Selain para Ulama, dalam kegiatan tersebut turut pula hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Tgk H Muharuddin, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Hussein Hamidi, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Perwakilan Pangdam Iskandar Muda dan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Drs Dermawan MM, serta awak media. (Arunda)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *