Berita PilihanNasional

Jelang Lebaran Uang Palsu Marak, BI Himbau Masyarakat Waspada

uang780x390

Kapolres Jember, Jawa Timur, AKBP Sabilul Alif, bersama Kasatreskrim Polres Jember, AKP Rony Setyadi, memamerkan uang palsu sebanyak Rp 12,2 Milyar, Senin (26/1/2015) I Foto:Kompas.com

Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyatakan masyakarat tak perlu khawatir terhadap ketersediaan uang pada periode Ramadhan dan Lebaran 2015 kerena persediaan BI lebih dari cukup.

Namun BI juga mengimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan uang agar terhindar dari peredaran uang palsu jelang Lebaran.

“Masyarakat harus selalu cermat, dan teliti terhadap ciri keaslian uang rupiah. Ingat 3D: Dilihat, diraba, dan diterawang,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di kantor BI, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Peredaran yang palsu jelang Lebaran memang kerap terjadi. BI sendiri telah mempersiapkan uang tunai Rp 125,2 triliun untuk kebutuhan masyarakat saat Ramadhan dan Lebaran 2015. Sampai 24 Juni 2015 kemarin, penarikan uang tunai itu sudah mencapai Rp 6,6 triliun.

“Realisasinya sampai 24 Juni kemarin sudah Rp 6,6 triliun atau 5,3 persen dari proyek di Rp 125,2 triliun,” kata Deputi Departemen Pengeloaan Uang BI Yudhi Harymukti.

Menurut dia, realisasi penarikan uang tunai tersebut berada di wilayah Jawa sebesar Rp 4,1 triliun atau 5,4 persen dari proyeksi Rp 76 triliun selama Ramadhan dan Lebaran. Sedangkan realisasi penarikan uang tunai di Sumatera mencapai Rp 1,5 triliun, Sulawesi-Maluku-Papua-Bali-Nusa Tenggara mencapai Rp 600 miliar, dan Kalimantan mencapai Rp 400 miliar.

Sementara itu, penarikan uang dalam kegiatan kas keliling mencapai Rp 56,9 miliar yang mayoritas di wilayah Jawa sebesar Rp 18,7 miliar, Kalimantan Rp 16 miliar, Sulawesi-Maluku-Palua-Bali-Nusa Tenggara mencapai Rp 12,2 miliar, dan Sumatera Rp 9,1 miliar.

Sumber: Kompas.com

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *