Berita PilihanHeadline NewsNasional

Wali Nanggroe dan Pemerintah Aceh Diam, Mahasiswa Dipanggil Polisi DIY

Mahasiswa Asrama Aceh Meuligoe Iskandar Muda Di Periksa  POLDA DIY (1)-1 copy

Mahasiswa Asrama Aceh Meuligoe Iskandar Muda Di Periksa POLDA DIY terkait penempatan asrama di jalan Poncowinatan No 6 Yogyakarta, Senin (29/6/2015)/ Foto: Ist

Yogyakarta – Belum direspon keluhan mahasiswa Mahasiswa Aceh di Yogyakarta oleh Wali Nanggroe dan Pemerintahan Aceh terkait penempatan asrama mahasiswa Aceh di Meuligoe Iskandar Muda di jalan Poncowinatan No 6 Yogyakarta, akibatnya sejumlah mahasiswa diperiksa Polda Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Senin (29/6/2015).

Rahman Mahlil mahasiswa Aceh di sana mengatakan, mereka memenuhi panggilan Polri Daerah D.I Yogyakarta nomor surat panggilan B/758/VI/2015/Ditreskrimum. Pemanggilan untuk dimintai klarifikasi terhadap laporan Nomor: LP/324/VI2015/DIY/SPKT tanggal 14 April 2015 a.n pelapor SUTAN SURYAJAYA berkaitan dengan penempatan Asrama Mahasiswa Aceh Meuligoe Iskandar Muda.

“Kami diperiksa diruang Unit Jatanras Ditreskrimum, Sejak pukul 10.00 WIB dan baru berakhir pukul 12.30 WIB,” katanya.

Dalam pemeriksaan tersebut, Rahman mengaku ada puluhan pertanyaan dari penyidik yang harus dijawab terkait masalah ini. Menurut keterangan polisi yang disampaikan pada Rahman, kasus ini kini sedang ditangani dan akan ada pemeriksaan selanjutnya.

Sebenarnya, pengakuan Rahman dan teman temannya, mereka sudah menyampaikan permasalahan penempatan asrama ini kepada Wali Nanggroe, Gubernur Aceh, Anggota DPR RI, Ketua DPRA, saat berkunjung ke Yogyakarta.

“Ini kesekian kalinya kami menyampaikan harapan agar serius merespon kasus ini dan mencari solusi yang terbaik,” kata Rahman didampingi Rahman Mahlil, Hendra Koesmara, Safwan, Imam TPA dan didampingi Zulfitri, SH.

Asrama ini sejak tahun 1963 sudah ditempati dan banyak melahirkan tokoh . “Jangan sampai asrama disegel kembali seperti tahun 2013,” kata Rahman. (SP)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *