Uncategorized

Wagub Buka MTQ Tunas Ramadhan Pramuka Aceh

Wakil Gubernur Aceh pada acara pembukaan musabaqah tunas ramadhan tingkat kuartir daerah gerakan pramuka aceh, 30/6/2015)/ Foto: Ist

Wakil Gubernur Aceh pada acara pembukaan musabaqah tunas ramadhan tingkat kuartir daerah gerakan pramuka aceh, 30/6/2015)/ Foto: Ist

Aceh Barat – Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, Selasa (30/6/2015) malam, membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tunas Ramadhan Tingkat Kwartil Aceh tahun 2015, yang dipusatkan di Meulaboh, Aceh Barat.

MTQ Tunas Ramadhan ini merupakan agenda rutin tahunan yang pelaksanaannya diadakan secara bergilir antar kabupaten/kota di seluruh Aceh. Selain untuk penguatan nasionalisme, kegiatan yang akan berlangsung hingga 4 Juli mendatang ini, juga sebagai wahana dalam membentuk karakter anak bangsa yang berakhlakul karimah.

Menurut Wagub, insan yang berkarakter selain menguasai ilmu pengetahuan, juga harus punya kepribadian dan budi pekerti baik. “Pemuda seperti inilah yang sanggup menghadapi tantangan globalisasi guna menatap masa depan dengan lebih baik,” kata Muzakir Manaf, yang juga Ketua Kwartil Daerah Gerakan Pramuka Aceh.

Dalam sambutannya, pria yang kerab disapa Mualem ini menegaskan, perkembangan teknologi di era globalisasi telah membuat dinamika kehidupan semakin berkembang. Namun sehebat apapun perkembangan itu, jelas Wagub, peran manusia tetap yang paling utama. Ia mengajak peran pramuka dalam pembinaan generasi muda mesti ditingkatkan lagi, agar dampak buruk globalisasi dapat di antisipasi, sekaligus menjaga eksistensi Aceh sebagai daerah dengan budaya Islam yang kuat.

Lebih lanjut Wagub mengatakan, momentum Ramadhan adalah ruang terbaik untuk memperkuat syiar Islam. Menurutnya, banyak aktivitas syiar Islam yang bisa dilakukan selama Ramadhan ini, baik secara perseorangan maupun secara kelompok. “Secara perseorangan, seorang anggota pramuka harusnya menunjukkan bahwa ia adalah pemuda yang tidak pernah menyia-nyiakan keberkahan yang dijanjikan Allah selama Ramadhan ini. Ibadah sunnah harus diperbanyak untuk memperkuat ibadah wajib yang dilaksakan sehari-hari,” terang Wagub Aceh, Muzakir Manaf.

Dalam kelompok, sudah pasti banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk penguatan iman dan taqwa, salah satunya melalui kegiatan MTQ Tunas Ramadhan.

MTQ ini, jelas Wagub, tidak hanya sekedar berlomba tampil sebagai pembaca Alquran yang baik, tapi juga sebagai langkah bersama untuk membumikan nilai-nilai Alquran di Nanggroe Aceh Darussalam ini.

“Tunjukkan, kalau Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan peningkatan keterampilan, tapi juga unggul dalam penguatan iman dan taqwa,” pinta Mualem.

Sebelumnya, Muzakir Manaf selaku Ketua Kwarda Pramuka Aceh, melepas peserta pawai ta’aruf, yang diikuti tidak kurang dari 1.000-an peserta. Prosesi pawai ta’aruf melambangkan kebersamaan dalam melestarikan seni budaya islami dan meningkatkan ukhuwah islamiah. Pawai ta’aruf juga sebagai ekspresi suka cita dalam penyelenggaraan MTQ, yang diwujudkan dengan menampilkan berbagai bentuk dan ragam kreasi inovatif dan konstruktif.

Muzakir Manaf berharap, pawai ta’aruf tersebut mampu memupuk dan mempererat silaturahmi antar sesama.“Banyak faedah danmanfaat yang dipetik dari kegiatan ini, diantaranya membawa spirit dan semangat dalam kehidupan sehari-hari. Pawai ini adalah cerminan syukur kita atas anugerah Allah SWT,” ujarnya.

Acara pelepasan turut disaksikan Bupati Aceh Barat H.T. Alaidinsyah, Wakil Bupati Rachmat Fitri HD dan jajaran Muspida Aceh Barat. Selain itu juga hadir pejabat lingkup Pemerintah Aceh,  Ketua MPU Aceh, Para Pembina, Ketua dan pengurus Kwartil Cabang Gerakan Pramuka Se- Aceh. (SP)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *