Bupati Pidie Sarjani Abdullah/ pidiekab.go.id

Bupati Pidie Sarjani Abdullah/ pidiekab.go.id

Pidie – Dalam rentang waktu dua tahun mendatang ditergetkan penegerian Universitas Jabal Ghafur mulai berjalan, begitu kata Bupati Pidie Sarjani Abdullah, Minggu (5/7/2015).

Kepada seluruh masyarakat Pidie, ia menegaskan bahwa pengambilan alih yayasan kampus Jabal Ghafur oleh Pemerintah Kabupaten Pidie bertujuan agar kampus tersebut menjadi Negeri, sehingga mutunya semakin bagus.

“Keputusan tersebut karena didasari desakan masyarakat dan tokoh-tokoh Pidie yang disampaikan kepada saya dalam musayawarah beberapa waktu lalu di Kantor Bupati,” begitu ujarnya.

Dihadapan wartawan Sarjani mengaku, ia sendiri akan menjadi bagian dari komite untuk penegerian Unigha. “Kalau ingin berubah maka Unigha harus negeri,” katanya.

Targetnya dua tahun harus ada upaya penegerian, minimal terbentuk tim penegerian. Secara tegas Sarjani menekankan jika ada pihak lain tidak menyukainya Unigha dinegerikan  maka mereka tidak menyukai Kabupaten Pidie maju.

Kini pihaknya hanya fokus pada pogram dan tujuan berikutnya untuk memajukan pendidikan di Pidie, terutama masalah yayasan baru yang baru dibentuk untuk memperbaiki Unigha. “Semoga semua pihak menghormati hasil musyawarah tersebut,” ujarnya.

Namun demikian dia meminta kepada seluruh pihak yang bertikai selama ini di tubuh Unigha Sigli agar bersatu membangun kampus tersebut menuju perubahan yang selama ini kita impikan dan masyarakat Pidie impikan yaitu negeri, bukan untuk kita tapi untuk masa depan anak-anak kita, pintanya.

Sejauh ini diberitakan Ketua Yayasan lama Hanif Basyah yang berdomisili di Banda Aceh belum berhasil dihubungi untuk dikonfirmasi. (Anmu).

 

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *