Berita PilihanNasional

Terima Audit KPU, DPR Janji Tak Tunda Pilkada Serentak

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen memberi keterangan usai melakukan rapat konsultasi di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 23 Juni 2015.Tempo/Dhemas Reviyanto

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen memberi keterangan usai melakukan rapat konsultasi di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 23 Juni 2015.Tempo/Dhemas Reviyanto

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat akan menerima hasil audit kinerja Komisi Pemilihan Umum Senin 13 Juli 2015 siang nanti. DPR berjanji tak akan mengganggu tahapan Pemilihan Kepala Daerah serentak apapun hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan itu.

“Kami sepakat tidak akan mengganggu tahapan. Ini rambu-rambu bersama agar tahapan Pilkada berikutnya lebih baik,” kata Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan di Kompleks Parlemen Senayan, Senin, 13 Juli 2015.

Sebelumnya, Komisi Pemerintahan DPR meminta BPK melakukan audit kinerja KPU menjelang Pilkada serentak. Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu (PDTT) itu dilaksanakan BPK sejak 4 Juni lalu. “Ini adalah tindaklanjut permohonan kami pada BPK dalam masa sidang lalu,” kata Taufik.

Pimpinan Komisi Pemerintahan Rambe Kamarulzaman beberapa waktu lalu meminta BPK mengaudit persiapan KPU dalam penyelenggaran Pilkada serentak. Secara khusus, ia meminta empat hal menjadi perhatian BPK.

Pertama, dana pengamanan Pilkada, mulai dari pra pelaksanaan, pelaksanaan, hingga paska pelaksanaan Pilkada. Kedua, persoalan logistik. Ketiga, adanya biaya pengawasan untuk Badan Pengawas Pemilu, dan Panitia Pengawasan Pemilu. Keempat, audit terkait biaya kerja panitia ad hoc.

(Tempo.co)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *