Berita PilihanSigom Atjeh

Jalan Lingkar Danau Lut Tawar Rusak, Itu Tanggungjawab Provinsi

 

Bardan Sahidi/ www.kebergayo.com

Bardan Sahidi/ www.kebergayo.com

Aceh Tengah – Ruas jalan lingkar Danau Lut Tawar sepanjang 42 kilometer terkesan kurang pemeliharaan dari pihak Pemerintah hingga banyak badan jalan sekeliling objek wisata Takengon ini rusak, masyarakat berharap Pemerintah memperhatikan fasilitas umum ini., Selasa (21/7/2015).

“Apa boleh buat, saya rumah di Bintang hampir setiap hari harus lewat jalan yang rusak, baik sisi utara maupun sisi selatan danau sama saja,” ungkap Nuri, warga Kampung Pulo Kecamatan Bintang beberapa waktu lalu.

Seingat Nuri sudah lama sekali sejak terakhir jalan tersebut diaspal tidak diperhatikan, padahal jalan tersebut digunakan warga untuk akses transportasi sehari hari, dan yang paling penting lagi kesan terhadap wisatawan yang berkunjung ke danau Lut Tawar.

“Pemerintah harusnya memperhatikan akses ke danau Lut Tawar, karena Lut Tawar merupakan objek wisata yang sangat bernilai jika dikembangkan, tidak hanya bagi Aceh Tengah tapi bagi Aceh secara umum,” katanya.

Menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari partai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal pemilihan Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Bardan Sahidi, jalan lingkar danau Lut Tawar tangung jawab Pemerintah Provinsi Aceh.

“Jalan lingkar danau Lut Tawar Takengon hanya 42 kilometer ini seperti tak terurus, seperti bukan jalan provinsi saja”, ujarnya.

Seharusnya, menurut Bardan, sesuai standar jalan provinsi, tidak hanya kondisi aspal yang baik, tapi jalan lingkar danau juga harus di dukung rambu – rambu lalulintas, saluran drainase dan jembatan penghubung yang representatif.

Akses jalan yang baik diseputar danau akan memberi dampak yang sangat besar bagi perekonomian masyarakat, apalagi jelang event besar, pengunjung dari dalam dan luar daerah yang sengaja memilih danau Lut Tawar sebagai pilihan utama berwisata ke Aceh setelah Sabang selalu meningkat.

“Menjadi keharusan Pemerintah Aceh untuk memperbaiki dan membangun fasilitas publik, seperti jalan lingkar danau Lut Tawar,” tegas Bardan.

Pantauan kondisi jalan saat ini rusak dan berlubang, mulai dari lintasan sebelah selatan dari Jembatan Bale (Gayo; totor Bale) Kecamatan Lut Tawar sampai dengan ke Telpam dan Mengaya kecamatan Bintang sepanjang 23 kilometer. Dan dari lintas utara Kampung Mendale Kebayakan sampai ke Kala Segi dan Pante Menye dikecamatan Bintang sepanjang 19 kilometer dengan kondisi serupa. (MK)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *