EkonomiSigom Atjeh

Bupati: Aceh Tengah Butuh Anak Muda yang Berjiwa Usaha

Pertemuan Bupati Aceh Tengah Nasaruddin dengan LSM Lipga Takengon.

Pertemuan Bupati Aceh Tengah Nasaruddin dengan LSM Lipga Takengon.

TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, mengatakan Kabupaten Aceh Tengah merupakan salah satu pusat komoditas hasil pertanian di kawasan Gayo, saat ini membutuhkan anak-anak muda yang memiliki bakat wirausaha untuk memasarkan hasil bumi ke berbagai daerah.

“Bekerja tidak harus jadi pegawai. Kita butuh wirausahawan yang bisa memanfaatkan hasil pertanian agar bisa menembus pasar yang selama ini belum tergarap,” kata Nasaruddin saat berbincang dengan LSM Lipga Takengon di Takengon, Aceh Tengah, Sabtu (27/7/2015).

Menurut Nasaruddin, kota-kota di pesisir Aceh dan juga Sumatera Utara merupakan pasar potensial untuk produk pertanian asal Gayo, yang berupa sayur dan juga buah-buahan.

“Pengangguran masaih ada. Daripada duduk tidak ada yang dikerjakan lebih baik mereka dilatih kwirausaha. Tomat, kentang, ayo jual keluar. Kentang dan cabai barang mahal, tidak ditanam di kota-kota besar tapi kebutuhan akan komoditi tersebut tidak pernah berkurang,” kata dia.

Sebagai perbandingan, bupati yang juga mantan penyuluh pertanian ini merujuk keberhasilan “nande Karo” yang menembus pasar luar negeri untuk produk pertanian asal Berastagi di Tanah Karo, Sumatera Utara.

“Di Berastagi biasa kalau ibu-ibu langsung menjajakan dagangannya hingga ke Penang. Pergi bawa sayuran pulangnya bawa barang lain yang bisa dijual kembali. Kita manfaatkan semua peluang yang ada,” kata Nasaruddin.[]

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *