Headline NewsHukumNasionalPolitik

Pansel Capim KPK Melanggar Aturan, Mukhlis Melapor ke Komisi III

www.nasional.kompas.com

www.nasional.kompas.com

Banda Aceh – Keberatan tidak tanggapi pesannya dan merasa perpanjangan waktu pendaftaran calon Pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) tidak sesuai aturan, Mukhlis Mukhtar sebagai calon yang telah mendaftar pun secara resmi mengadukan masalah ini ke Komisi III DPR RI untuk menganulir proses rekrutmen yang dilakukan oleh Pansel Capim KPK.

Berikut isi lengkap surat pengaduan dan keberatannya yang diterima Redaksi;

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : MUKHLIS MUKHTAR, SH

Tempat/Tgl. Lahir : Meuredu, 01 Februari 1961

Jenis Kelamin : Laki-laki

Agama : Islam

Pekerjaan : Advokat / Konsultan Hukum

Alamat : Jl. Beringin No. 11 Lambaro Skep Banda Aceh.

Sehubungan dengan Rekrutment Calon Pimpinan KPK sesuai dengan surat Pengumuman Pendaftaran Calon Pimpinan KPK No. 01/Pansel-KPK/V/2015 tertanggal 26 Mei 2015, kami telah mendaftarkan diri sebagai salah satu peserta baik melalui webside Pansel KPK 2015 tanggal 12 Juni 2015 maupun secara langsung kepada sekretariat Pansel KPK dengan nomor urut peserta : 120 (bukti terlampir).

Bahwa masa pendaftaran menurut pengumuman Pansel Capim KPK No: 01/Pansel-KPK/V/2015 tertanggal 26 Mei 2015, sejak tanggal 5 sampai dengan tanggal 24 Juni 2015. Kemudian pada tanggal 24 Juni 2015, Pansel melakukan penambahan masa pendaftaran sampai dengan tanggal 3 Juli 2015 (selama sembilan hari kerja) dengan alasan 54% (lima puluh empat persen) dari 234 peserta yang terdaftar belum memenuhi syarat administrasi seperti: Legalisir Ijazah luar negeri; dan Belum adanya SKCK.

Bahwa terhadap tindakan tersebut kami telah melakukan complaint (keberatan) pada tanggal 24 Juni 2015 melalui SMS kepada Jubir Pansel Sdri. Betti Alisjahbana melalui nomor HP 08118808687 dan 0818778687 akan tetapi tidak digubris oleh Pansel, adapun alasan keberatan kami adalah karena tindakan Pansel bertentangan dengan ketentuan Pasal 30 ayat (5) UU No. 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Bahwa akibat dari penambahan masa pendaftaram tersebut, jumlah peserta bertambah dari 234 menjadi 611 peserta dan yang lolos proses administrasi sebanyak 194 orang peserta.

Bahwa dalam proses rekrutmen, Pansel telah bertindak tidak profesional yaitu telah menggunakan para meter integritas untuk menggugurkan peserta dalam uji kompetensi (kapasitas), padahal tanggapan masyarakat terhadap peserta seleksi Capim KPK masih ada waktu sampai tanggal 3 Agustus 2015 dan bahkan tidak adanya ruang untuk klarifikasi bagi peserta tentang hal itu.

Berdasarkan uraian di atas kami berpendapat Pansel Capim KPK telah melakukan pelanggaran hukum dan tidak bersikap profesional dalam proses rekrutmen tersebut, maka oleh karena itu kami meminta kepada Komisi III DPR RI untuk menganulir proses rekrutmen yang dilakukan oleh Pansel Capim KPK dan atau tidak melakukan fit and propertest atas usulan Presiden terhadap Capim KPK yang dihasilkan oleh proses rekrutmen yang melanggar hukum itu.

Demikian surat ini kami sampaikan, untuk dapat ditindak lanjuti sesuai dengan ketentuan. Segala sesuatu yang berhubungan dengan bukti dan informasi tambahan laporan ini akan kami serahkan/sampaikan pada rapat pertemuan tentang hal ini. Terima kasih.

 

Wassalam

Pelapor,

MUKHLIS MUKHTAR, SH

08134920061

 

Tembusan:

Yth. Bapak Presiden RI; Yth. DPN PERADI; Yth. DPP AAI; Yth. YLBHI; Yth. DPP GNCI; Arsip.

 

 

1 comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *