Berita PilihanSigom Atjeh

BMA Serahkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Lamcot

BMA

Kepala Baitul Mal Aceh diwakili Kabid Pendistribusian dan Pendayagunaan Baitul Mal Aceh, Rizky Aulia menyerahkan Bantuan Masa Panik kepada korban kebarakan Lamcot, Darul Imarah, Aceh Besar, Kamis (13/08).  AtjehLINK

Banda Aceh – Baitul Mal Aceh (BMA) menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran Gampong Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Bantuan tersebut berupa uang tunai kepada masing-masing kepala keluarga sebesar Rp 1 juta rupiah.

Kepala Baitul Mal Aceh, Dr Armiadi Musa MA mengatakan ada delapan kepala keluarga yang mendapatkan bantuan masa panik tersebut. Walau dana ini tidak begitu besar, setidaknya sudah mengurangi beban korban untuk masa panik.

“Bantuan ini selalu tersedia di Baitul Mal Aceh. Begitu ada kebakaran, tim Baitul Mal Aceh langsung turun ke lapangan untuk melihat langsung. Setelah mengambil data dan surat keterangan dari keuchik, bantuan itu langsung disalurkan,” ungkap Armiadi Musa, Kamis (13/08).

Armiadi berharap dengan adanya bantuan ini para korban dapat memanfaafkan sebaik mungkin, minimal untuk kebutuhan makanan pokok. Ia meminta tidak hanya Baitul Mal Aceh saja yang membantu masyarakat yang terkena musibah, akan tetapi semua kalangan punya tanggung jawab.

“Ummat Islam ibarat tubuh yang satu, jika salah satu anggota merasa sakit maka akan dirasakan oleh anggota tubuh yang lainya. Begitu juga ketika ada saudara kita seiman yang terkena musibah, maka kita harus bahu membahu meringankan beban mereka,” tandas Armiadi.

Adapun para korban kebakaran Gampong Lamcot yang mendapatkan bantuan masa panik Baitul Mal Aceh yaitu Zulkifli, Fakhrurradhi, Dian Ardalena, Nasruddin, Hermansyah Putra, Dahlan Nurdin, T. Marhaban, Adi Susanto dan Masdiana.

Keuchik Gampong Lamcot, Alhatta menjelaskan, sehari setelah kebakaran, beberapa keluarga korban ditampung di rumahnya. Namun kini kedelapan keluarga korban tersebut sudah pulang ke rumah saudara masing-masing.

“Para korban masih sangat membutuhkan bantuan dari pihak pemerintah. Kemarin sudah datang juga dari Dinas Sosial Provinsi Aceh untuk mendata. Mudah-mudahan mendapat bantuan juga dari pemerintah lainnya,” tutupnya. (Sp/Arunda)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *