Berita PilihanSigom Atjeh

Ummi Niazah Salurkan Bantuan ke Sejumlah Dayah

Ummi-BJ

Ketua Pembina Majelis Ta’lim Uswatun Nisa’ yang juga Istri Gubernur Aceh, Hj. Niazah A Hamid berbincang dengan warga usai menyerahkan bantuan di Gampong Buket Janda, Kabupaten Pidie Jaya, (Jumat, 14/8/2015). AtjehLINK|Herju

Pidie – Pembina Majelis Ta’lim Uswatun Nisa’, Niazah A Hamid, didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Aceh, H Dahlia serta Syamsiarni selaku Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, melakukan kunjungan silaturrahmi dan Bakti Sosial ke sejumlah dayah yang ada di Aceh Besar dan Pidie dan Pidie Jaya, (Jum’at, 14/8/2015).

Dalam kunjungannya, wanita yang merupakan istri Gubernur Aceh itu juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada beberapa Dayah yang disinggahi, baik berupa uang tunai maupun bantuan dalam bentuk sembako.

Pesantren Arrabuwa

Mengawali Road Show bakti sosialnya, Niazah A Hamid beserta para anggota Majelis Ta’lim Uswatun Nisa’ yang anggotanya terdiri dari istri-istri Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) itu mengunjungi Pesantren Arrabuwa yang berada di kawasan Indra Puri, Aceh Besar.

Dalam sambutan singkatnya, wanita yang akrab disapa Ummi ini menjelaskan betapa pentingnya menjaga tali silaturrahmi antar sesama muslim dan menyayangi para anak yatim, karena hal tersebut merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah.

“Islam telah menganjurkan kita untuk saling menyayangi khususnya kepada para anak-anak yatim. Mereka sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari kita dalam seti8ap perkembangan pertumbuhannya,” ujar Ummi Niazah.

Ummi menjelaskan, para santriwan dan santriwati Pesantren Arrabua merupakan pungggawa-punggawa peradaban masa depan, yang harus dijaga dan diberikan hak yang sama dengan anak-anak lainnya.

Sementara itu, kepada para santri, Ummi Niazah berpesan agar jangan patah semanagat dan terus berusaha untuk menggapai mimpi setinbggi-tingginya. “Jangan pernah takut dengan segala keterbatasan. Kami hadir disini juga sebagai orangtua yang siap mencurahkan perhatian dan membantu mencapai semua mimpi-mimpi kalian.”

Dalam kesempatan tersebut, Ummi juga juga menyatakan Pemerintah Aceh akan terus berupaya untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dan hak anak, sehingga generasi muda Aceh dapat berperan serta dalam pembangunan di masa depan.

“Jadilah generasi muda Qur’ani yang mampu mencetak pilar peradaban Islami,” pesan wanita yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Aceh itu.

Usai memberikan sambutan, Ummi Niazah didampingi Kepala BPPPA dan Ketua DWP Aceh menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ustadz Bismi Syama’un dan Ustadz Muhammad Hatta, selaku pimpinan Pesantren Arrabuwa.

Bantuan yang diberikan di pesantren tersebut berupa Sembako yang terdiri dari, beras, gula pasir, telur kain sarung, koko setelan (seragam guru) dan uang tunai sebesar Rp 10 juta.

Serahkan Bantuan ke Ponpes Al-Munawarah dan Masyarakat

Usai bersilaturrahmi dengan para santri dan para pengajar di Pesantren Arrabuwa, Niazah A Hamid beserta rombongan melanjutkan kunjungannya ke Pondok Pesantren Ummul Qur’an Al-Munawarah, yang berada di Gampong Awe, Kecamatan Batee, Pidie.

Disini, Ummi dan rombongan disammbut oleh Ibu-ibu dari majelis Ta’lim dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Batee dan Gampong Awe.

Dalam sambutan singkatnya, Ummi sempat menyampaikan sebuah hHadits Rasulullah yang menyatakan bahwa Muslim itu ibarat satu tubuh, jika ada bagian yang sakit, maka bagian lainnya juga ikut merasakan.

“Kehadiran kami hari ini, adalah merupakan bagian dari wujud rasa kepedulian Pemerintah Aceh terhadap masyarakat di Gampong ini, serta sebagai kesempatan untuk bersilaturrahmi dan dan berbagi rasa dengan masyarakat disini,” ujar Ummi.

Dalam pertemuan yang didominasi oleh kaum perempuan tersebut, Ummi Niazah berpesan, bahwa perempuan adalah pilar penting disebuah daerah. Menurut Niazah, baik buruknya suatu daerah ditentukan oleh peran dan keberadaan wanita di dalamnya.

“Wanita, khususnya kaum Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Kemajuan suatu daerah ditentukan dengan kapasitas dan peran para wanita.”

Di Gampong Awe, Ummi dan rombongan menyerahkan bantuan untuk keluarga kurang mampu di gampong tersebut sebesar Rp 25 juta dan bantuan untuk pembangunan Pesantren Ummul Qur’an sebesar Rp 10 juta.

Silaturrahmi ke Gampong Buket janda

Ba’da pelaksanaan Shalat Jum’at, Ummi dan rombongan bertolak ke Gampong Cot Keng. Di Gampong yang juga dikenal dengan nama Gampong Buket Janda itu, Niazah A Hamid beserta rombongan disambut oleh Istri Wakil Bupati dan Istri Sekdakab Pidie Jaya serta seratusan masyarakat Gampong tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Ummi menyampaikan perasaan bahagianya karena dapat bersilaturrahmi dengan masyarakat dan kaum perempuan di Gampong yang dikelilingi oleh hamparan persawahan itu.

“Sekalipun tempat tinggal kita berjauhan tetapi hati kita tetap bersatu padu dan terus berupaya bersama-sama berkontribusi pada kegiatan-kegiatan yang positif, serta terus memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi perempuan.”

Sama seperti kunjungan di dua daerah sebelumnya, pada pertemuan yang dipusatkan di Meunasah Gampong Cot Keng itu, Ummi juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat kurang mampu yang ada di Gampong tersebut.

“Bantuan yang kami berikan hari ini tidaklah seberapa, namun kami berharap agar hal tersebut dianggap sebagai bentuk perhatian dan rasa cinta kasih dari kami selaku orang tua dan saudara dan sesama muslim,” pungkas Niazah A Hamid.

Pertemuan di Gampong Cot Keng, juga diisi dengan Tausyiah singkat yang disampaikan oleh H Dahlia M Ag. Dalam Tausyiahnya, Kepala BPPPA Aceh itu berpesan agar kaum Ibu dapat mengambil peran dan membantu para suami dalam mensejahterakan kehidupan keluarga. (Ngah)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *