Berita PilihanSigom Atjeh

Ummi Niazah Salurkan Bantuan untuk Sembilan KUB di Lambaro Skep

Ummi BBGRMBanda Aceh – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Niazah A Hamid, menyerahkan bantuan modal usaha kepada pengrajin bordir yang tergabung dalam sembilan Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Gampong Lambaro Skep, (Selasa, 1/9/2015).

Selain menyerahkan bantuan, Niazah didampingi tim penilai dari Dekranasda Aceh, juga melakukan penilaian kepada Gampong Lambaro Skep yang juga dikenal sebagai Gampong pengrajin bordir.

“Semoga bantuan ini dapat memacu para perajin untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya. Meskipun belum mencukupi semua kebutuhan produksi kerajinan bordir, namun kami harap dapat meningkatkan semangat bekerja dan berusaha serta meningkatkan kemandirian para perajin,” ujar Niazah.

Bantuan modal senilai Rp5 juta itu diberikan dalam bentuk bahan, berupa kain Sifon Seruti sepanjang 90 meter dan kain Jilbab Paris sebanyak empat kodi untuk masing-masing KUB.

Dalam sambutan singkatnya, wanita yang akrab disapa Ummi Niazah ini menjelaskan, Dekranasda Aceh beserta seluruh instansi terkait berkomitmen untuk terus mendukung para perajin dalam hal mengembangkan usahanya.

Ummi juga menekankan, keberhasilan gampong Kerajinan Lambaro Skep tidak terlepas dari peran serta semua pihak, baik dukungan dari Pemerintah Aceh yang disalurkan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dekranasda Aceh serta Pemko Banda Aceh dan Dekranasda Banda Aceh.

Terus Berinovasi dan Jaga Kualitas

Dalam kesempatan tersebut, Niazah menyatakan, bahwa warga Lambaro Skep patut berbangga atas keberhasilan dari perjuangan KUB di Gampong tersebut telah menjadi salah satu contoh bagi Gampong Kerajinan kabupaten/kota lainnya di Aceh.

Di sisi lain, Ummi juga berpesan, demi kelangsungan dari usaha yang telah ditekuni, para perajin harus mampu mempertahankan mutu, kualitas, agar produk yang dihasilkan selalu diminati. “Selain itu, desain, packing produk harus memiliki ciri khas serta selalu memadukannya dengan trend yang sedang berkembang saat ini.”

Menurut Niazah, jika semua hal tersebut dapat dipenuhi, maka produk yang dihasilkan oleh KUB Gampong Lambaro Skep dapat bersaing, bukan hanya di pasar domestik tapi juga pasar mancanegara.

“Terus lah berkarya dan menjaga kualitas produk, Mudah-mudahan bantuan yang telah diserahkan hari ini berguna dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pesan Ummi Niazah.

Gampong Kerajinan Lambaro Skep

Lambaro Skep merupakan salah satu Gampong kerajinan yang sangat potensial. Hal tersebut dibuktikan dengan pencapaian Lambaro Skep yang telah beberapa kali mendapatkan predikat juara, pada berbagai perlombaan Desa Kerajinan se-Aceh.

Produk unggulan Gampong Lambaro Skep adalah kerajinan bordir. Sebahagian besar kerajinan tersebut dikerjakan oleh masyarakat yang terbagi dalam sembilan KUB.

Ummi Niazah menjelaskan, pada April lalu, saat mengikuti pameran kerajinan terbesar se-Asia di Jakarta, yaitu Pameran Inacraft, beberapa produk kerajinan bordir Aceh yang turut dipromosikan mendapatkan sambutan yang sangat baik dari para pengunjung.

“Produk bordir Aceh sangat digemari oleh para pengunjung. Bahkan beberapa pembeli selalu datang setiap tahunnya, mereka membeli bukan hanya untuk koleksi pribadi, namun ada juga yang untuk dijual kembali.”

Menurut Ummi Niazah, ketertarikan konsumen pada ajang tersebut menandakan, bahwa produk bordir Aceh memiliki peluang pemasaran yang cukup menjanjikan. Keunggulan dari produk bordir Aceh terletak pada teknik bordiran kerawang dan keunikan motifnya.

Untuk itu, Ummi Niazah berpesan agar para perajin selalu memperhatikan, menjaga dan terus meningkatkan kualitas produk, baik dalam hal pengunaan bahan, keserasian aksesoris, kerapian jahitan, perpaduan warna benang.

“Sekali lagi saya ingatkan, jika terus berinovasi agar produk yang dihasilkan tidak monoton, sehingga produk yang kita hasilkan akan selalu digemari oleh konsumen. Jika semua ini dapat dipenuhi, Insya Allah bapak dan ibu perajin akan kewalahan menerima orderan,” pungkas Ummi Niazah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs H ZainalArifin, Kepala Disperindag Aceh, Safwan, SE, M Si, Geuchik Gampong Lambaro Skep serta tokoh masyarakat dan anggota KUB yang ada di Gampong tersebut. (Arunda)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *