Berita PilihanHeadline NewsSigom Atjeh

Gubernur Serahkan 32 Unit Kendaraan Operasional Disbun

Gub-sepmorBanda Aceh – Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, menyerahkan 32 unit kendaraan roda dua kepada tim pengamat dan pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di lingkungan Dinas Perkebunan Kabupaten/Kota se–Aceh. Proses penyerahan dilakukan di halaman depan Kantor Gubernur Aceh (Kamis, 3/9/2015).

Kepada awak media gubernur menjelaskan, penyerahan sepeda motor ini bertujuan untuk menunjang kinerja tim pengamat OPT perkebunan di Aceh, agar penyebaran hama tanaman dapat diatasi sejak dini dan tidak sampai mengganggu produksi hasil perkebunan.

“Karena itu, kita berharap dengan adanya kendaraan operasional ini, petugas pengamat OPT dapat bekerja lebih optimal di lapangan, sehingga masyarakat petani dapat memanfaatkan skill dan kemampuan para petugas ini dalam menangani masalah serangan hama.

Untuk diketahui bersama, Organisme Pengganggu Tanaman atau disingkat OPT merupakan istilah lain dari hama atau organisme yang sifatnya merusak dan mengganggu tanaman, sehingga menyebabkan terjadinya  kerusakan fisik, gangguan fisiologi dan gangguan biokimia terhadap tanaman tersebut.

Kehadiran OPT ini bukan hanya menular kepada tanaman lainnya, hal yang lebih ekstrim adalah menurunkan produksi perkebunan. Pada kadar tertentu, OPT bahkan berpotensi mematikan tanaman yang ada dalam kawasan perkebunan.

Sejauh ini, OPT memang belum menjadi ancaman besar bagi produksi perkebunan di Aceh. Namun, hal ini juga tidak bisa dianggap remeh karena serangan organisme ini bisa saja menyebar dan meluas yang berimbas pada menurunnya produksi.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Perkebunan Aceh, M Jailani A Bakar, Karo Humas dan Karo Umum Setda Aceh menyempatkan diri untuk menjajal Sepeda motor bantuan, momen langka itu kemudian diabadikan oleh sejumlah awak media dan para PNS dijajaran Setda Aceh yang berada di lokasi penyerahan sepeda motor bantuan.

“Bekerjalah dengan semangat dan penuh keikhlasan, sehingga tugas yang saudara jalani ini, selain menjalankan misi pemerintah dalam membantu petani, tapi juga menjadi ibadah yang senantiasa mendapat rahmat dari Allah SWT,” pesan pria yang akrab disapa Doto itu.

Bekerja Efektif

Sementara itu, Kepala Biro Humas Setda Aceh, H M Ali Al Fata menyebutkan, pemberian kendaraan operasional berupa sepeda motor ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan dr H Zaini Abdullah dan H Muzakir Manaf dalam mengoptimalkan tim pengamat dan pengendali OPT.

“Gubernur berharap tim ini bisa mengantisipasi sejak dini adanya serangan organisme yang merusak perkebunan masyarakat. Mudah-mudahan dukungan operasional ini bisa menjadi pendorong semangat bagi tim pengamat dan pengendali OPT untuk bekerja di lapangan, sehingga kesulitan para petani menghadapi OPT dapat teratasi dengan cepat,” terang Karo Humas.

Ali menambahkan, ada beberapa pesan Gubernur yang disampaikan kepada tim OPT yang hari ini menerima bantuan kendaraan operasional, yaitu agar tim OPT senantiasa meningkatkan peran dan fungsinya secara maksimal untuk mengatasi kasus-kasus serangan OPT di kawasan perkebunan di daerah ini.

Gubernur juga meminta agar tim OPT mengoptimalkan bantuan untuk pengendalian OPT melalui cara kerja yang efektif sehingga peran saudara di lapangan semakin bermanfaat bagi masyarakat, bangun kerjasama yang baik dengan kelompok tani melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas, untuk peningkatan kemandirian petani.

“Terakhir, Jangan pernah berhenti untuk belajar dan mempelajari hal-hal yang baru tentang jenis dan perkembangan OPT, sebab organisme perusak itu sangat dinamis dan terkadang sulit terdeteksi secara ilmiah,” ujar Ali Al Fata menirukan ucapan Gubernur. (Arunda)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *