Berita PilihanHeadline NewsSigom Atjeh

Di Aceh Selatan, Gubernur Berjanji ‘Merdekakan’ Sejumlah Daerah

Doto (2)Aceh Selatan – Jalan tembus Trumon-Buloh Seuma merupakan salah satu target utama Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan dr H Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf. Bersama 13 ruas jalan lainnya, penyelesaian proyek jalan tembus yang ditargetkan selesai pada tahun 2016 ini, diyakini akan mampu ‘memerdekakan’ sejumlah daerah dari keterisolasian.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah dalam sambutan singkatnya saat menggelar pertemuan dengan Bupati, Wakil Bupati dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Selatan, di Aula Pendopo Bupati setempat, (Sabtu, 5/9/2015).

“Saya dan Istri kemarin (4/9) sudah berkunjung ke Kemukiman Buloh Seuma. Saya sudah mendengarkan dan menyaksikan langsung bagaimana keterisoliran mereka. Bahkan hingga 70 tahun Indonesia merdeka, masyarakat baru merasakan aliran listrik pada awal Ramadhan tahun ini,” ujar Gubernur.

Pria yang akrab disapa Doto Zaini itu berharap, Pemkab Aceh Selatan dapat segera melakukan langkah-langkah strategis guna mendukung perputaran ekonomi di daerah pedalaman tersebut.

“Walaupun akses jalan belum selesai 100 persen, namun sudah bisa dilalui. Untuk itu kami meminta Pemkab dapat mendukung aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.dinas terkait juga harus melihat potensi apa saja yang bisa dikembangkan di Buloh Seuma.”

Menurut Doto, kondisi geografis di Buloh Seuma sangat mendukung untuk dikembangkan industri perikanan, baik darat maupun laut serta pertanian dan perkebunan.  Salah satu komoditi yang sudah terkenal dan masih sangat alami adalah Madu Hutan Buloh Seuma.

“Ini adalah komoditas yang sudah sangat terkenal, namun kemasannya belum menarik. Tugas Pemkab adalah memberikan pelatihan-pelatihan serta teknik pengemasan serta pemasaran, agar produk yang sudah terkenal ini akan lebih menarik lagi,” ujar Doto.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menjelaskan, selama ini Pemerintah Aceh telah mengundang sejumlah investor, baik nasional maupun mancanegara untuk menanamkan modalnya di Aceh.

“Untuk itu, marilah kita bersama menjaga dan memberikan situasi yang kondusif dan nyaman agar investor mau berinvestasi di daerah kita. Kehadiran mereka akan membuka lapangan kerja baru di Aceh, dengan demikian angka pengangguran di Aceh akan bisa kita tekan dan perputaran ekonomi akan semakin menggeliat di Aceh.”

Perkembangan Daffa

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga sempat menyampaikan perkembangan kesehatan bocah Daffa yang saat ini sedang manjalani perawatan intensif.

“Kita terus memantau perkembangan kesehatan Daffa. Sudah ada perkembangan yang signifikan. Namun mahalnya biaya operasi Daffa tidak mampu ditanggung oleh program JKRA. Karenanya kami terus berupaya mencari dana tambahan dari pihak lain,” terang Gubernur.

Zaini memastikan, Pemerintah Aceh sangat fokus memantau perkembangan serta membiayai kesehatan Daffa dan sejumlah pasien Aceh lainnya, yang saat ini sedang menjalani perawatan ekstra.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan, Kepala Dinas Bina Marga Aceh, Kepala Dinas Pengairan Aceh, Pimpinan DPRK Aceh Selatan, Kapolres Aceh Selatan, serta sejumlah Kepala SKPK Aceh selatan dan awak media. (Arunda)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *