Berita PilihanHeadline NewsSigom Atjeh

Ini Tuntutan Mahasiswa Terkait “Ospek” di USM

Banda Aceh – Para mahasiswa Universitas Serambi Mekkah (USM) yang menggelar aksi protes terkait pelaksanaan kepada pimpinan kampus, Senin (07/09/2015) kemarin, terkait pelaksanaan PKKBM, membantah pernyataan rektor seperti diberitakan media ini sebelumnya. (Baca: Mahasiswa USM Protes Pelaksanaan “Ospek”)Bantahan itu disampaikan koordinator aksi, Khalid Akbar kepada AtjehLINK, Selasa (08/07/2015).

Menurut Khalid, protes yang dilayangkan mahasiswa kepada pihak kampus bukan karena tidak ada kegiatan peloncoan seperti disebutkan Rektor Universitas Serambi Mekkah, Dr Abdul Gani Ayik MA dalam berita sebelumnya. Khalid menjelaskan, tuntutan mahasiswa dalam aksi tersebut yakni terkait Juklak dan Juknis pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang tidak melibatkan seluruh lembaga mahasiswa di kampus yakni Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah (KBM-USM).

Ia menambahkan, pembantu rektor III selaku panitia PKKMB dinilai membatasi ruang gerak mahasiswa sekaligus mengkerdilkan forum KBM-USM sebagai lembaga tertinggi mahasiswa di kampus TER.

Selain itu, kata Khalid, jadwal kegiatan PKKMB juga sangat merugikan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMAF) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Karena, jadwal kegiatan selama dua hari sangat tidak efektif untuk penyampaian materi dari setiap BEMAF dan HMJ.

“Koordinasi masalah kepanitiaan yang kurang dilakukan oleh ketua panitia, sehingga menyebabkan tidak bergunanya seluruh lembaga mahsiswa di kampus USM,” ujar Khalid kepada AtjehLINK. (SP/al1)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *