Berita PilihanHeadline NewsHukum

Warga Gagalkan Penyeludupan 5 Pengungsi Rohingya

penyeludupan rohingyaAceh Timur – Berusaha membawa kabur lima pengungsi Rohingya dari kamp pengungsian, Maichin (32) menjadi bulan-bulanan warga Gampong Paya Peulawi, Birem Bayeun. Sebuah mobil Xenia yang digunakan pelaku bersama dua rekannya yang berhasil kabur, juga ikut dirusak warga, Senin (07/09/2015).

Informasi yang dihimpun AtjehLINK dari pihak kepolisian setempat, kejadian berawal pada pukul 04:00 WIB, saat anggota Polsek Ranto Selamat yang sedang berjaga-jaga di kamp pengungsian Rohingya tepatnya di bekas Pabrik Plastik Gampong Bayeun, melihat sebuah mobil Xenia warna silver BK 1242 KK yang mondar-mandir di depan kamp pengungsian. Karena gerak-gerik mereka mencurigakan, polisi terus melakukan pengintaian.

Sejam kemudian, tiba-tiba empat perempuan dan satu orang laki-laki yakni  Safikah (17), Nurqasah (16), Zinzar Begom (50), Thaib Bahatun (16) dan M Ilyas (18) keluar dari kamp pengungsi dan langsung masuk ke mobil tersebut. Anggota Polsek dibantu Satpol PP mencoba mengejar namun mereka berhasil melarikan diri.

Pada pukul 05:20 WIB, mobil Xenia tersebut berusaha bersembunyi di kawasan Gampong Paya Peulawi. Kebetulan warga yang sedang melakukan ronda mengberhentikan mobil tersebut. Warga desa itu melakukan ronda malam karena beberapa hari yang lalu sebuah sepeda motor milik warga setempat hilang.

Saat disetop warga, salah satu pelaku mengatakan mereka anggota KPA, namun warga semakin mencuriga sehingga memberhentikan mobil itu secara paksa. Mengetahui ada pengungsi Rohingga di dalam mobil dan para pelaku tidak mampu memberikan alasan yang jelas kepada warga, ketiga pelaku diamuk massa berikut mobil mereka juga ikut dirusak.

Namun dalam kejadian itu, dua dari tiga pelaku berhasil kabur dari amukan warga. Warga hanya mengamankan satu orang pelaku yaitu Maichin (32) warga Kuala Langsa. Kelima pengungsi rRhingya serta satu orang pelaku beserta mobilnya kini sudah diamankan di Mapolres Kota Langsa guna penyelidikan lebih lanjut. Diduga pelaku merupakan jaringan sindikat perdagangan manusia dari Indonesia ke Malaysia. (Mus/al3)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *