Berita PilihanHeadline NewsSigom Atjeh

Diduga Hendak Mencuri, 2 Warga Makassar Diamuk Massa di Idi Rayeuk

Aceh Timur – Dua warga asal Makassar, Sulawesi Selatan, Andika (20) dan Yulianti (42) diamuk massa di pusat kota Idi Rayeuk, Aceh Timur. Sementara dua temannya berhasil melarikan diri sebelum dihakimi warga. Kejadian itu berawal dari aksi 4 orang tersebut yang hendak mencuri barang di toko swalayan Zaura, Rabu (09/09/2015) siang.

Informasi yang dihimpun AtjehLINK dari pemilik swalayan Zaura, Akim menyebutkan, mulanya ia mencurigai dua orang yang masuk ke tokonya karena gerak-geriknya aneh. Pasalnya lagi, kata Akim, beberapa hari sebelumnya, CCTV di toko tersebut merekam aksi pencurian barang yang dilakukan oleh dua orang dengan ciri yang sama dengan dua orang ini. Akim menduga, kedua orang ini adalah yang pernah mencuri barang beberapa hari lalu di toko miliknya itu.

Akim menjelaskan, ketika dua orang itu sedang mengambil barang-barang di rak tokonya itu, ia lantas berteriak maling. Teriakan Akim lantas didengar pedagang dan warga sekitar yang langsung menyerbu ke toko Akim. Pedagang dan warga lantas  mengejar pelaku dan berhasil ditangkap. Kedua orang diduga maling itu pun lantas diamuk ramai-ramai.

Beruntung, tak lama kemudian datang polisi yang kebetulan sedang berpatroli di kawasan itu. Aparat hukum itu lantas mengamankan kedua terduga pencurian ini dan langsung dibawa ke kantor polisi.

Sementara itu, saat dua warga Makassar ini sedang dihajar massa, dua orang lain yang  diduga teman pelaku yang hendak mencuri di toko Akim, langsung melarikan diri ke arah Banda Aceh dengan mobil jenis Avanza yang sebelumnya parkir di halaman toko Zaura. Belakangan, dua orang teman pelaku itu diketahui bernama  Firman dan Jufri, warga Medan, Sumatera Utara.

Satu kemudian, mobil Avanza bernomor polisi BK 1048 KT yang digunakan para pelaku untuk melancarkan aksinya, ditemukan warga terparkir tanpa pengendara  di Gampong Jalan, Idi Rayeuk.

Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Budhi Nasuha Waruhu SH, membenarkan polisi telah mengamankan dua orang yang diduga hendak mencuri di toko swalayan milik Akim saat sedang dihakimi massa.

Kapolres, kata Budi, menghimbau para pedagang di Idi Rayeuk agar senantiasa waspada dengan aksi-aksi kejahatan seperti pencurian. Ia menambahkan, aksi pencurian akhir-akhir ini marak dengan beragam modus. Polisi juga meminta warga segera menghubungi polisi setiap mengetahui ada aksi kejahatan di lingkungan masing-masing. (Mus/al1)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *