Berita PilihanRampoe

Jamu GM FKPPI, Pangdam IM Ingatkan Bahaya Perang Proksi

Audensi GM FKPPI dengan Pangdam IMBanda Aceh – Pangdam IM Mayjen TNI Agus Kriswanto menerima audiensi Pengurus Daerah Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Provinsi Aceh di Sanggamara Room, Makodam IM, Jl. Ahmad Yani No. 1 Banda Aceh, Jum’at (11/9/2015).

Dalam pertemuan itu, hadir tiga puluh anggota Generasi Muda FKPPI Aceh, yang dipimpin oleh Ketua Komisioner Teuku Muda Ariaman. Dari Kodam turut hadir Kasdam IM Brigjen TNI L. Rudi Polandi, Irdam Kolonel Inf Suharjono, SIP., M.Si., Asren Letkol Czi Arif Hartono, Asintel R. Andi Reodiprijatna W, Asops Kolonel Inf Andi Chandra As’aduddin, Aspers Letkol Inf Yunardi, Aster Kolonel Inf Terry Tresna Purnama, Aslog Kolonel Arm Muzahar, SIP., LO AL Kolonel Mar Rokhman, LO AU Kolonel Tek Ifan Budi Marwanto, Kapendam Kolonel Inf Mahfud, Dandenma Letkol Inf Fajar Nugraha dan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol T.Saladin.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab itu, dibicarakan perihal pentingnya peran pemuda dalam menjaga kesinambungan pembangunan bangsa. Disadari bahwa, saat ini sangat mungkin dampak negatif perkembangan globalisasi serta ancaman perang proksi (proxy war) yang dapat berimbas pada melemahnya pemahaman wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional.

Calon tunggal ketua GM FKPPI, Dr. T. Syarif Iskandar Wijaya, MA menuturkan, selaku pembina GM FKPPI, Pangdam IM dimohon dukungan dan arahannya agar organisasi tersebut bisa kompak dan solid demi kepentingan masyarakat banyak.

Sementara Mayjen TNI Agus Kriswanto dalam kesempatan itu menyampaikan, GM FKPPI Aceh harus bisa memberikan contoh yang baik sekaligus menjadi organisasi pelopor untuk turut serta mensosialisasikan upaya bela negara.  Khususnya di kalangan generasi muda Aceh. Karena, kata dia, GM FKPPI adalah bagian yang tidak terpisahkan dari TNI dan Polri, yang memiliki misi sejalan dalam membangun kehidupan bangsa dan negara.

Lebih lanjut, kata Pangdam, setelah pengurus baru rganisasi ini terbentuk, agar bisa membina organisasi serta tidak berpecah belah. Selain itu, organisasi ini bisa menjembatani TNI dengan rakyat.

Kata Pangdam lagi, jadilah GM FKPPI generasi yang berkarakter kuat untuk membangun bangsa dan negara, memiliki kepribadian, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi dalam persaingan global serta peran penting dalam menangkal ancaman proxy war yang menjadi ancaman serius bagi kedaulatan NKRI karena menyasar energi.

“Apabila perang proxy ini tidak diantisipasi, maka bangsa ini akan mengalami berbagai krisis di berbagai sektor. Karena ancaman tersebut tidak begitu nyata seperti halnya perang konvensional, tetapi lebih kepada sendi-sendi kehidupan manusia seperti narkoba, budaya, energi sumber daya alam dan pangan yang menggiring ketergantungan terhadap negara lain,” tutur Pangdam IM.

Ia berpesan, generasi muda hendaknya aktif dalam turut menjaga keamanan, ketertiban, stabilitas dan ketentraman dalam kehidupan bersama.

“Jauhkan aksi-aksi kekerasan, jauhkan tindakan main hakim sendiri, jauhkan tindakan ektrimitas apalagi terorisme, karena pemuda lah yang akan meneruskan dan mengisi pembangunan negeri ini. Tatkala negeri ini dikelola oleh pemimpin yang cerdas, yang mengangkat kearifan lokal bangsa Indonesia, memimpin denga hati dan fikiran yang selalu tulus iklas dilandasi dengan rasa syukur dan pengabdian juga ibadah, akan senantiasa membawa bangsa ini menuju kedaulatan yang hakiki, berdikari dan pada akhirnya mampu mensejahterakan rakyat,” pungkas Pangdam. (SP/al1)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *