Atjeh HijauBerita Pilihan

Warga Tanam Pohon di Hutan Kota Keudah

Warga melakukan penanaman pohon di Hutan Kota Rusunawa, Gampong Keudah, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Minggu (13/09/2015). Foto: Taufik A Rivai

Warga melakukan penanaman pohon di Hutan Kota Rusunawa, Gampong Keudah, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Minggu (13/09/2015). Foto: Taufik A Rivai

Banda Aceh – Puluhan warga kota yang tergabung dalam Banda Aceh City Forum bersama dengan pekerja pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) melakukan penanaman pohon di Hutan Kota Rusunawa, Gampong Keudah, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Minggu (13/09/2015. Selain di tempat itu, penanaman pohon buah juga dilakukan di Taman Sari.

Risman A Rahman, salah satu inisiator penanaman pohon sebagai gerakan penghijaun kota tersebut menuturkan, kegiatan yang diprakarsai oleh sejumlah aktivis ini mengambil tema” Gerakan Penghijaun Kota dengan Menanam Pohon Buah yang Berkontribusi Positif Bagi Kota Banda Aceh”.

Menurut Risman, ada sebanyak 100 pohon yang ditanam pada hari itu. Terdiri dari 50 pohon rambutan dan 50 pohon mangga. Bibit pohon yang akan ditanam secara simbolis diterima Kepala DKP  Banda Aceh dan diserahkan oleh Risman A Rahman.

Risman mengatakan,  gerakan penanaman pohon ini sebagai wujud dan rasa solidaritas warga Kota Banda Aceh untuk meningkatkan kepedulian terhadap keindahan kota.

“Selain untuk menyejukkan kota, melalui momen ini kita harap mampu meningkatkan kesadaran warga agar peduli terhadap lingkungan serta menjalin tali silaturrahim antar sesama warga kota Banda Aceh,” kata Risman di lokasi penanaman pohon di Taman Hutan Kota, Keudah.

Risman mengatakan, Banda Aceh kekurangan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Ia berharap kegiatan penghijau dapat digalakkan oleh para warga di Gampong masing- masing.

Dengan inisiasi penanaman pohon yang digerakkan pihaknya, papar Risman, diharapkan dapat menjadi stimulan bagi warga kota lain untuk mengambil inisiatif yang sama.

“Kita juga berharap kepada pemerintah agar lebih giat lagi mewujudkan kekurangan ruang terbuka hijau,” ujar mantan aktivis Walhi Aceh ini. (Taufik A Rivai/al1)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *