Berita PilihanEkonomiHeadline News

Wagub Tinjau Sejumlah Proyek di Pijay, Pidie dan Aceh Besar

Wagub Aceh KungkerPidie Jaya – Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, memulai kunjungan kerja hari ini di Kabupaten Pidie Jaya. Usai sarapan di Pendopo Bupati, Wagub didampingi Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh langsung bergerak menuju ke beberapa lokasi proyek yang saat ini sedang berjalan di Kabupaten Pidie Jaya, (Selasa, 29/9/2015).

Lokasi pertama yang dikunjungi oleh rombongan adalah Jembatan Gantung Panton Limeng, Meunasah Aki Neungoh, Kecamatan Bandar Baru. Pengerjaan proyek yang dimulai sejak tanggal 13 Juli lalu itu ditargetkan selesai tanggal 15 Desember 2015. Saat ini jembatan tersebut memasuki tahap pemasangan batu oprit dan pemancangan tiang pilon pada dua sisi.

Proyek ini didanai oleh APBA 2015, sebesar Rp4,139 miliar. Progres proyek ditargetkan selesai 38 persen, namun saat rombongan meninjau ke lokasi baru tercapai 35 persen. Melihat hal tersebut, pria yang akrab disapa Mualem itu meminta rekanan segera memacu pengerjaan proyek agar selesai sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Selanjutnya Wagub dan rombongan menuju ke lokasi proyek pembangunan sarana dan prasarana transmigrasi lokal Gadong, yang hanya berjarak 200 meter dari jembatan Panton Limeng. Saat ini, proyek yang menelan biaya sebesar Rp2,742 miliar itu sedang dalam tahap pengerjaan dan baru tiga unit rumah berada pada tahap pemasangan rangka atap, pembuatan jalan gampong, jalan poros, pemasangan rangka atap gudang, pembangunan balai desa dan pemasangan batu Musahalla.

Melihat proyek yang baru berjalan 40 persen dari target 60 persen, Wagub meminta rekanan segera memacu pengerjaan dan menambah tenaga kerja agar proyek segera selesai. “Segera tambah tenaga kerja dan tambah waktu kerja agar pengerjaan proyek ini selesai sesuai waktu yang ditentukan,” tegas Mualem.

Usai  dari lokasi transmigrasi, Wagub dan rombongan langsung bertolak ke wilayah Pidie untuk meninjau proyek pembangunan Gedung Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di kabupaten yang terkenal dengan emping melinjonya itu. Di lokasi proyek, Wagub disambut oleh Wakil Bupati Pidie, M Irawan.

Gedung Pusdatin dibangun dengan menggunakan dana otonomi khusus kabupaten sebesar Rp3,480 miliar. Saat ini rekanan sedang mengerjakan pembesian slop pondasi dan pemasangan mall plat lantai dua. Wagub yang juga didampingi oleh Kepala P2K Aceh, Dr Taqwallah meminta rekanan untuk meningkatkan kinerja, hal tersebut disampaikan oleh Wagub usai melihat progres proyek yang baru mencapai 25 persen dari target awal 30 persen.

Sebelum bertolak ke Aceh Besar, Wagub dan rombongan menyempatkan diri meninjau proyek pembangunan Masjid Al-Falah Kota Sigli. Selanjutnya rombongan bertolak ke kabupaten Aceh Besar untuk meninjau proyek pembangunan jembatan baja Krueng Keumireu.

Tiba di Aceh Besar, Wagub disambut oleh Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah S Sos. Selanjutnya, rombongan menuju ke lokasi pengerjaan jembatan yang menelan dana sebesar Rp4,353 miliar itu.

Saat ini, jembatan sedang dalam tahap review desain untuk meninggikan elevasi lantai jembatan guna menghindari tanjakan pada oprit jembatan.

Selanjutnya, rombongan menuju ke proyek pembangunan jembatan Baja Krueng Batee. Proyek yang didanai oleh APBA sebesar Rp3,960 miliar itu, saat ini baru memasuki tahap pengecoran pondasi sumuran jembatan.

Wagub dan rombongan juga meninjau proyek pembangunan jembatan baja di Krueng Beutong. Proyek yang menelan biaya sebesar Rp4,244 miliar itu, saat ini memasuki tahap penggalian pondasi sumuran.

Tujuan terakhir rombongan adalah ke lokasi proyek pembangunan jalan tembus Jantho-Batas Aceh Jaya. Proyek yang didanai dari APBA ini menelan biaya sebesar Rp13,648 miliar. Progres proyek ini melampaui target awal sebesar 10,1 persen, yaitu 40,1 persen dari target awal 30 persen.

Usai meninjau beberapa lokasi tersebut Wagub menyatakan optimis seluruh proyek akan selesai tepat waktu. “Kita optimis akan selesai tepat waktu. Memang tadi ada beberapa proyek yang minus tapi sudah kita beri peringatan dan kita haruskan untuk menambah tenaga kerja dan waktu kerja agar proyek dapat selesai tepat waktu,” ujar Wagub kepada sejumlah awak media. (Adv)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *