Berita PilihanHeadline NewsPolitikSigom Atjeh

Soal Jabatan Sulaiman Abda, Ketua DPRA: Reposisi, Bukan PAW

Rapat Paripurna DPRA Tentang Pemberhentian Wakil Ketua DPRABanda Aceh – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh Sulaiman Abda diberhentikan dari jabatannya, dan posisinya akan digantikan oleh Muhammad Saleh. Begitu hasil rapat paripurna DPRA yang berlangsung di Ruang Serba Guna Gedung DPRA, Rabu (30/09/2015) malam.

Rapat yang berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRA Tgk Muharuddin tersebut sempat diskor beberapa saat karena belum memenuhi kuorum.

Rapat kembali berlangsung dengan pembacaan surat masuk dari Dewan Pimpinan Daerah  (DPD) Partai Golkar Aceh dan surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar tentang persetujuan pergantian Wakil Ketua DPRA.

Surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Sekretaris Jendral Idrus Marham hasil Munas Bali  merujuk pada surat DPD Partai Golkar Propinsi Aceh Nomor R-01/DPD-I Aceh/GK/VIII/2015 tertanggal 19 Agustus tentang permohonan persetujuan atau rekomendasi pergantian Pimpinan DPRA.

Hasil keputusan rapat paripurna malam tadi, Sulaiman Abda diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRA secara hormat dan posisinya digantikannya oleh Muhammad Saleh.

Menurut Ketua DPRA Muharuddin, hasil paripurna tersebut masih harus menunggu surat keputusan dari Mendagri. “Sebelum surat tersebut turun maka Sulaiman Abda Masih sebagai Wakil Ketua DPRA, DPRA hanya mengusulkan usulan tersebut, dan itu akan berlaku setelah keluar SK dari Mendagri,” katanya.

Ia juga menjelaskan, usulan tersebut akan serahkankan ke Gubernur Aceh dan selanjutnya Gubernur akan mengirimkannya ke Mendagri. “Sebelum SK tersebut diterbitkan oleh Mendagri maka Sulaiman Abda Masih sebagai wakil ketua, ini hanya pergantian posisi, reposisi namanya bukan PAW,” tegasnya.

Muharuddin menambahkan, mungkin usulan itu akan ditindaklanjuti oleh wakil gubernur atau menunggu Gubernur Aceh pulang dari tanah Suci. “Itu wewenang gubernur bukan wewenang kita, kita hanya menjalankan tugas sesuai dengan kapasitas kita,” pungkasnya. (Ndar/al3)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *