Berita PilihanPendidikan

Kwarcab Pramuka Dilatih Sistem Pelaporan Keuangan

Pramuka Aceh_editBanda Aceh – Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) Aceh Aceh Drs H Ramli Rasyid M.Si mengatakan pelatihan system pengelolaan administrasi dan keuangan bagi staf Kwartir Cabang (Kwarcab) maupun Kwarda Pramuka adalah sangat penting, karena selain untuk pembinaan dan pengembangan staff kwarcab dan kwarda yang mandiri dan profesional juga untuk menyamakan persepsi tentang pola kelola keuangan dan penataan manajemen keuangan serta system pelaporan keuangan.

“Jadi, untuk dapat membentuk sosok pengelola keuangan yang profesional seperti yang diharapkan, maka perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pelatihan seperti ini,” terang Ramli kepada wartawan usai membuka secara resmi kegiatan training membuat pelaporan administrasi keuangan bagi kwarcab dan kwarda se–Aceh, di The Pade Hotel, Jumat (2/10) malam di Banda Aceh.

Menurut Ramli, training atau pelatihan pengelolaan keuangan ini perlu dilakukan, agar pelaksanaan administrasi keuangan dapat teratur, tertib dan berkesinambungan sehingga diperlukan pelatihan seperti yang dilaksanakan sejak tanggal 2 hingga 5 Oktober nanti.
Setiap penggunaan anggaran harus disesuaikan dengan tata keuangan negara baik APBN, APBA maupun APBK harus tepat sasaran. Untuk dapat melaksanakan kewajiban tersebut diperlukan sosok pengelola keuangan yang profesional, memahami standar pengelolaan keuangan sehingga mampu melaksanakan tugas jabatannya secara efektif dan efisien. “Jadi pengurus kepramukaan harus mengelola keuangan secara tertib, efektif, transparan dan bertanggung jawab,” kata Ramli.
Menurut Ramli, pembinaan administrasi bagi staf kwarcab pada 23 Kabuapten/kota dengan sistem administrasi modern dan pelaporan keuangan berkala akan memudahkan bagi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan.
“Nah, kenapa kegiatan ini kita lakukan, karena pramuka juga diwajibkan untuk menyususn laporan kinerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2005 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendragri) Nomor 61 Tahun 2007,” ungkap Ramli lagi.
Sementara berdasarkan data dari pihak panitia pelaksana, peserta yang ikut pelatihan administrasi keuangan berjumlah 28 orang yang terdiri dari 23 staf kwarcab dan 5 orang dari kwarda. Sedangkan pelaksanaan kegiatan tersebut selama 3 hari, mulai tanggal 2 – 5 Oktober 2015. (Arunda)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *