Berita PilihanHukumSigom Atjeh

Polresta Banda Aceh Gagalkan Penyeludupan 6 Ton Gula Sabang

DSC_1139Banda Aceh – Personel Polresta Banda Aceh kembali mengamankan satu unit mobil angkutan barang yang bermuatan gula illegal di kawasan Krueng Raya, Aceh Besar. Selanjutnya kasus penyeludupan gula asal Sabang itu akan dilimpahkan kepada pihak bea dan Cukai, Selasa 2 Oktober 2015.

Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polresta Banda Aceh Iptu Firman kepada waratwan di kantor bea dan cukai mengatakan pihaknya telah mengamankan sebanyak 120 karung gula masing-masing seberat 50 Kg dari mobil Colt Diesel bernomor polisi BK 8713 CB, Rabu 30 September 2015 lalu.

“Tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Mapolresta Banda Aceh. Kasus ini telah kita dilimpahkan ke kantor bea dan cukai untuk ditindak secara hukum lebih lanjut,” katanya.

Kronologis penangkapan gula ilegal seberat enam ton itu, kata Firman, bermula saat anggota Polsek Krueng Raya melakukan patroli di kawasan Lamnga, Aceh Besar. “Petugas melihat satu unit truk diesel yang mencurigakan, dan langsung diberhentikan untuk dilakukan pemeriksaan. Di dalamnya kita temukan total enam ton gula ilegal. Tersangka hanya satu orang, sementara yang dua orang lainnya adalah pemilik truk,” katanya lagi.

Ia menambahkan, tersangka akan dijerat dengan pasal 102 huruf b UU RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas UU Tahun 1995 tentang Kepabeanan Jo pasal 3 ayat 2 Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 92/KMK.05/1997 tentang Pelaksanaan Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Kepabeanan dan Cukai.

Amatan AtjehLINK, mobil truk tersebut yang sebelumnya diparkir di halaman Mapolresta Banda Aceh, dibawa ke kantor bea dan cukai di kawasan Lamteumen. Di sana, gula tersebut akan digudangkan bersama dengan gula hasil sitaan sebelumnya. (TM/al3)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *