Berita PilihanEkonomi

Sekda Aceh: Mari Sukseskan PIN dan TTG ke-17

TTGBanda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Drs Dermawan MM, menghimbau kepada semua pihak dapat mengambil peran dalam rangka mensukseskan event Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan Nasional dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XVII 2015 yang akan digelar pada 07-12 Oktober 2015.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Aceh, selaku Ketua Umum Panitia kegiatan tersebut, saat memimpin rapat evaluasi akhir, Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan Nasional dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XVII 2015, yang digelar di Gedung Serbaguna Setda Aceh,(Sabtu, 3/10/2015).

“Ini adalah tugas kita bersama. Yang terpenting saat ini adalah menjaga kekompakan dan kerjasama agar kegiatan ini berjalan sukses. Waktu kegiatan semakin dekat, intensifkan koordinasi semua bidang agar berbagai hambatan dapat segera diselesaikan secara bersama-sama,” imbau Dermawan.

Even nasional ini akan memaparkan berbagai Program pemberdayaan masyarakat, melalui optimalisasi pemanfaatan potensi desa dan kearifan lokal guna membangun kemajuan desa melalui teknologi tepat guna.

Kegiatan ini akan  dihadiri oleh seluruh Gubernur dan Wakil Gubernur se-Indonesia, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Bupati/Wali Kota se-Indonesia itu akan dipusatkan Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya.

Untuk diketahui bersama, selama seminggu penyelenggaraan kegiatan ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya Pameran Teknologi Tepat Guna yang akan diikuti oleh Praktisi TTG/Inovasi Desa 34 Provinsi, Praktisi TTG tingkat Provinsi Aceh 23 Kab/Kota, SKPA/ Stakeholder Provinsi Aceh, Binaan UKM/UMKM Aceh (Gemstone & Produk Unggulan), Kuliner Aceh, kementerian, Negara CIRDAP.

Acara lainnya adalah Panggung Inovasi Daerah, kegiatan ini akan diisi dengan Panggung Kesenian dan Budaya Daerah. Acara ini juga akan menampilkan artis nasional, motivator nasional, demo produk TTG serta mensosialisasikan program Aceh Maghrib Mengaji.

Panitia menargetkan kegiatan ini akan dikunjungi oleh minimal 20 ribu pengunjung setiap harinya. Terdiri dari. Para pengunjung yang disasar adalah para Praktisi Desa, TTG Nasional, pelajar, mahasiswa, dosen, pegawai swasta, PNS, wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara serta masyarakat umum.

Sebelum menutup rapat, Sekda juga berpesan agar panitia dan seluruh masyarakat Aceh dapat memberikan kesan baik dengan prinsip ‘Peumulia Jame Adat Geutanyoe’ yang selama ini telah tumbuh dan berkembang ditengah masyarakat Aceh.

“Buatlah para tamu merasa senang hati dan merasa nyaman saat berada di Aceh, sehingga saat kembali ke daerah masing-masing mereka akan membawa kesan yang baik tentang Aceh,” ujar Dermawan menutup rapat.

Belum Ada Kepastian

Sementara itu, Wawan Munawar Khalid selaku perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri yang turut hadir dalam rapat tersebut belum dapat memastikan, siapa yang akan membuka kegiatan PIN dan TTG ke-17, karena hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari sekretariat negara tentang siapakah yang akan membuka eveny nasional tersebut.

“hingga saat ini belum ada keterangan resmi, dari sekretarian negara yang masuk ke Kemendagri tentang siapa yang akan membuka PIN dan TTG 2015,” terang Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri itu.

Usai rapat, Sekda bersama para asisten dan Kepala Satuan Kerja Perabngkat Aceh langsung menuju ke Stadion harapan Bangsa untuk melihat kondisi terkini persiapan di lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan PIN dan TTG ke-17 itu.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kemendagri, seluruh perwakilan unsur Forkorpimda Aceh, Asisten II Setda Aceh para Kepala SKPA, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatann tersebut. (Arunda)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *