Atjeh HijauBerita PilihanHeadline NewsSigom Atjeh

Pemko Kota Banda Aceh Akan Luncurkan Gerakan Sadar Sampah

Banda Aceh – Dalam waktu dekat Pemerintah Kota  Banda Aceh akan mempersiapkan konsep dan meluncurkan Gerakan Sadar Sampah. Lewat gerakan ini, diharapkan minimal masyarakat tidak membuang sampah sembarangan lagi, tapi membuang sampah pada tempatnya di samping program 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle).

“Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh (DLH3K) sudah bekerja maksimal, tapi di belakang mereka sudah ada sampah lagi. Tidak mungkin 24 jam mereka ada di jalan. Untuk itu, kita akan luncurkan gerakan ini bekerjasama dengan Unsyiah.”

Hal tersebut disampaikan Aminullah di sela-sela bakti sosial dalam rangka Milad Unsyiah ke-57 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Pasar Aceh dan sekitarnya, Minggu (21/10/2018) pagi. Kegiatan itu digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah bekerjasama Pemko Banda Aceh.

Kata wali kota, pihaknya akan bekerja sama dengan Rektor, mahasiswa, dan alumni Unsyiah untuk mensosialisasikan agar masyarakat sadar akan pentingnya keberbersihan. “Dalam 2-3 tahun ke depan, cita-cita Banda Aceh bersih, indah, dan nyaman dapat kita wujudkan bersama. Gerakan ini juga untuk mendukung visi Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah.”

Lewat gerakan ini pula, ia mengharapkan Banda Aceh nantinya menjadi kota yang semakin layak jual bagi wisatawan karena kebersihan penunjang penting sektor pariwisata. “Tidak hanya kita, tapi juga para wisatawan akan mempromosikan Banda Aceh ke mancanegara kota ini bersih sehingga menjadi menambah daya tarik untuk dikunjungi,” ujarnya,

Cita-cita Wali Kota Banda Aceh ini disambut positif oleh Rektor Unsyiah Syamsul Rizal. “Lewat bakti sosial ini kami ingin menumbuhkan kesadaran bagi seluruh masyarakat bahwa kebersihan itu sangat penting,” katanya.

“Apalagi bagi seorang muslim, bersih itu sebagian dari pada iman. Lalu sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam, kita harus bisa menunjukkan Aceh yang benar-benar bersih,”ujarnya.

Dengan jumlah mahasiswa Unsyiah plus alumninya yang ia taksir mencapai 1/3 penduduk Banda Aceh saat ini, Syamsul komit dan siap mendukung Pemko Banda Aceh dalam menangani sampah di ibukota Provinsi Aceh.

“Dan jika semua keluarga besar Unsyiah telah menyadari pentingnya kebersihan dan komit menjaga kebersihan, maka tugas Bapak Wali Kota akan semakin ringan. Kesadaran ini nantinya yang kita harapkan akan menuluar ke seluruh warga kota,” ungkapnya. (Lia)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *